Penjualan Toko Plastik Turun, Kemasan Kuliner Masih Diburu
- 07 Agt 2026 10:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai mulai berdampak pada penjualan di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Cerme, Kabupaten Banyumas. Meski demikian, kebutuhan kemasan untuk pelaku usaha kuliner masih menjadi penopang utama penjualan.
Pemilik Toko Plastik di Pasar Cerme, Intarti, mengatakan omzet tokonya mengalami penurunan, terutama untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, permintaan dari pedagang makanan masih cukup tinggi karena kemasan plastik masih menjadi kebutuhan utama.
"Kalau omzet memang berkurang. Tapi yang tetap jalan itu dari pedagang makanan. Plastik bening untuk bumbu, mika makanan, sampai plastik tebal untuk makanan kering masih banyak yang dicari," ujar Intarti, Jumat (7/8/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini belum banyak tersedia produk plastik ramah lingkungan di tokonya. Menurutnya, upaya mengurangi sampah plastik seharusnya juga dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah.
"Sebenarnya yang penting itu pemilahan sampahnya. Kalau di luar negeri kan sudah ada alat untuk memilah sampah. Jadi bukan hanya mengurangi plastik, tapi juga bagaimana sampah itu dikelola," katanya.
Sementara itu, kasir Toko Plastik, Azila, mengungkapkan kampanye pengurangan penggunaan plastik turut memengaruhi penjualan kantong kresek. Meski begitu, kantong plastik untuk pedagang makanan, khususnya penjual gorengan, masih menjadi produk yang paling banyak dicari.
"Pengurangan penggunaan plastik memang berpengaruh ke penjualan. Sekarang sudah mulai turun, jadi harga plastik juga mulai normal," ujar Azila, Jumat (7/8/2026).
Selain penurunan penjualan, Azila menyebut kualitas sebagian produk plastik juga menjadi perhatian pelanggan.
"Sekarang banyak pelanggan yang mengeluhkan kantong kresek mudah sobek. Mungkin karena bahan bakunya berkurang, jadi kualitasnya tidak seperti dulu," pungkasnya. (Siti Nuriyah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....