Kacang Tanah di Banyumas Tembus Rp46 Ribu, Permintaan Tetap Tinggi
- 12 Agt 2026 14:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas — Harga kacang tanah di Pasar Wage Purwokerto mengalami kenaikan signifikan pada pekan ini. Harga yang sebelumnya Rp40.000 per kilogram kini naik menjadi Rp46.000 per kilogram. Kenaikan sebesar Rp6.000 ini mulai dirasakan oleh pedagang maupun pembeli.
Nino, salah satu pemilik lapak sembako di Pasar Wage, menyebutkan kenaikan harga ini terjadi secara khusus pada kacang tanah. Sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi stabil dan tidak mengalami perubahan.
"Semua harga sembako saat ini normal, tidak ada yang naik. Yang paling terasa mahal justru kacang tanah ini," ujar Nino, Rabu (12/8/2026).
Kenaikan harga tersebut diduga dipicu oleh faktor cuaca dan musim. Musim kemarau yang sedang berlangsung menyebabkan para petani belum melakukan panen, sehingga pasokan kacang tanah menjadi berkurang.
"Kemungkinan besar karena musim paceklik atau kemarau, jadi belum panen. Itu sebabnya harganya naik dari Rp40.000 menjadi Rp46.000 per kilogram," jelasnya.
Meski harga kacang tanah naik, permintaan pembeli tetap tinggi. Komoditas ini menjadi salah satu bahan baku utama bagi pedagang makanan di sekitar pasar. Kebutuhan kacang tanah sangat dibutuhkan oleh para pedagang sate, rujak, soto, dan siomay.
"Kacang tanah ini banyak diminati, terutama oleh pedagang sate, pedagang rujak, pedagang soto, dan tukang siomay. Mereka sudah jadi langganan tetap ke sini," katanya.
Selain kacang tanah, kebutuhan yang paling banyak dicari pembeli saat ini adalah beras, gula pasir, dan gula merah. Gula merah sendiri juga menjadi langganan tetap bagi para pedagang makanan tersebut.
Kenaikan harga kacang tanah ini diharapkan bersifat sementara. Dengan berakhirnya musim kemarau dan dimulainya masa panen, pasokan diperkirakan akan kembali normal dan harga bisa turun ke tingkat sebelumnya. (Zahra Nurul Fitria)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....