Bappeda Banyumas Dukung Sensus Ekonomi 2026

  • 13 Apr 2026 11:50 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui bidang perekonomian dan sumber daya alam menegaskan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Banyumas, Ciptaning Dasyandani, mengatakan pihaknya berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan sensus melalui koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) serta keterlibatan dalam berbagai tahapan persiapan.

“Kami berkontribusi dalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk memberikan masukan terkait kebutuhan data yang valid dan relevan untuk mendukung kebijakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data hasil sensus ekonomi memiliki peran strategis bagi pemerintah daerah dalam melakukan analisis dan perencanaan pembangunan, khususnya dalam sektor perekonomian dan pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah masih menggunakan data Sensus Ekonomi 2016, sehingga pelaksanaan sensus terbaru menjadi sangat penting untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi terkini.

“Data sensus ini sangat penting untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi dan menentukan sektor usaha mana yang perlu dikembangkan,” jelasnya.

Ciptaning menambahkan, sektor unggulan di Banyumas hingga saat ini masih didominasi oleh sektor pertanian yang memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yakni sekitar 11 persen.

Namun demikian, perkembangan sektor ekonomi baru seperti ekonomi digital dan ekonomi kreatif juga menjadi perhatian untuk dikaji lebih lanjut melalui data sensus.

“Ke depan, kami juga ingin melihat potensi ekonomi digital dan ekonomi kreatif, karena itu akan menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan ekonomi Banyumas,” tambahnya.

Lebih lanjut, hasil sensus ekonomi nantinya akan diolah dan dianalisis kembali oleh pemerintah daerah, serta dapat dimanfaatkan oleh kalangan akademisi untuk penelitian dan pengembangan kebijakan berbasis data.

Ia berharap data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 benar-benar akurat, valid, dan rinci hingga tingkat desa, sehingga dapat digunakan sebagai acuan perencanaan pembangunan dalam beberapa tahun ke depan.

“Harapan kami, data yang dihasilkan benar-benar berkualitas sehingga bisa menjadi dasar perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....