Balita Rentan Campak, Imunisasi Jadi Pencegahan Utama
- 08 Apr 2026 10:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Balita menjadi kelompok usia paling rentan terkena penyakit campak karena daya tahan tubuh yang relatif belum sempurna. Hal ini diungkapkan oleh dr. Dhian Endarwati, Sp.A, Subsp. TKPS (K) selaku dokter anak konsultan tumbuh kembang anak dan remaja RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Dhian mengungkapkan bahwa anak usia 0–9 bulan masih memiliki daya tahan tubuh dari ibu, sehingga ketika melewati usia tersebut, kekebalan tersebut mulai berkurang. Selain itu, ibu hamil dan lanjut usia juga termasuk kelompok yang berisiko tinggi terhadap infeksi campak.
“Kelompok paling rentan tentu kalau misalnya untuk anak-anak tentu balita. Oleh karena itu disarankanlah mulai imunisasi campak supaya memberikan kekebalan di umur 9 bulan,” jelasnya saat diwawancarai RRI pada Rabu, (8/4/2026).
Penyakit campak memiliki tiga tahapan perjalanan klinis yang perlu dipahami. Pada fase awal, penderita biasanya mengalami demam selama 2–4 hari. Setelah itu, penyakit memasuki fase prodromal yang kemudian berlanjut ke fase erupsi, ditandai dengan munculnya ruam merah. Ruam ini umumnya mulai muncul di area belakang kepala atau belakang telinga, lalu menyebar ke seluruh tubuh.
Fase terakhir adalah fase perbaikan. Pada tahap ini, ruam merah mulai menghilang namun meninggalkan bekas kehitaman, dan kulit dapat sedikit mengelupas. Proses pemulihan ini biasanya berlangsung sekitar 7–12 hari.
Campak dapat berkembang menjadi lebih berat dan menimbulkan komplikasi seperti pneumonia yang menyebabkan sesak napas, hingga infeksi yang menyebar ke susunan saraf pusat dan berujung pada penurunan kesadaran.
“Misalnya kondisinya belum imunisasi atau dia daya tahan tubuh kurang baik, ada gizi buruk, atau masalah cancer ya, mungkin jika terkena itu dia gejalanya lebih berat dari yang saya sampaikan,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan campak, orang tua diharapkan memastikan anak mendapatkan imunisasi serta menghindari kontak dengan penderita campak. Selain itu, menjaga imunitas, daya tahan tubuh, dan status gizi yang baik juga berperan penting dalam mencegah terjadinya komplikasi saat anak terinfeksi campak. (Aisha)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....