LKPJ 2025 Cilacap Dilaporkan Pendapatan Lampaui Target dan Kemiskinan Turun
- 01 Apr 2026 19:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Bupati Tahun 2025 . Di rapat paripurna DPRD Cilacap, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Taufik Nurhidayat, pada Selasa (31/3/2026).
Dalam laporannya, Plt Bupati menyampaikan beberapa poin hasil kerja selama tahun 2025, berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2025 dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Cilacap, di antaranya ada realisasi anggaran, hingga angka kemiskinan.
Ammy mengatakan jika beberapa target seperti kinerja keuangan daerah berhasil melampaui target. Di mana Pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp3,84 triliun, terealisasi menjadi Rp3,85 triliun atau mencapai 100,13 persen.
“Untuk Pendapatan Asli Daerah juga melampaui target dengan realisasi Rp1,085 triliun atau 103,44 persen,” ucapnya.
Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp3,80 triliun atau 95,59 persen dari anggaran, dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SiLPA sebesar Rp180,55 miliar.
Di sektor kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,41 atau 107,20 persen dari target. Hal ini menunjukkan penurunan angka kemiskinan dari tahun 2024 yang sebesar 10,68 persen.
“Capaian ini didukung antara lain oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inklusif dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, peningkatan akses pendidikan, peningkatan akses kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja yang layak dan produktif dapat mengurangi pengangguran,” ujarnya.
Serta tingkat Pengangguran Terbuka juga mengalami penurunan menjadi 7,4 persen dari 7,83 persen pada tahun 2024.
“Dalam rangka mengatasi tingkat pengangguran terbuka akan mengambil langkahlangkah antara lain melalui Job Canvasing, Job Fair, pelatihan berbasis kompetensi, Bursa Kerja Khusus, dan penguatan lembaga-lembaga penempatan kerja baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya.
Dari sisi perekonomian, Plt Bupati menambahkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cilacap tanpa sektor migas tercatat cukup tinggi, yakni 6,33 persen, melampaui target yang ditetapkan.
Sementara pertumbuhan ekonomi dengan migas berada di angka 3,31 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor akomodasi dan makan minum, informasi dan komunikasi, serta transportasi dan pergudangan. Selain itu, inflasi daerah tercatat sebesar 2,79 persen dan masih dalam kondisi terkendali.
“Sepanjang tahun 2025, Pemkab Cilacap juga mencatat berbagai prestasi, termasuk kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari BPK RI untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut,” katanya.
Ammy menambahkan, capaian yang diraih sepanjang tahun 2025 akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, sementara berbagai kekurangan akan menjadi bahan evaluasi demi pembangunan yang lebih baik di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....