Cuaca Ekstrem Terjang Banyumas, 21 Titik Terdampak
- 05 Mar 2026 15:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Cuaca ekstrem disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Banyumas pada Selasa (4/3/2026) dan menyebabkan sedikitnya 21 kejadian bencana. Peristiwa tersebut didominasi pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Dwi Irawan, mengatakan sebagian besar dampak berupa pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menutup akses jalan. “Ada sekitar 21 titik di Kabupaten Banyumas. Alhamdulillah semuanya sudah ditangani bersama tim TRC,” ujarnya.
Di wilayah Kecamatan Cilongok, pohon tumbang terjadi di Desa Karanglo hingga menutup akses jalan nasional dan telah dilakukan penanganan. Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Langgongsari, Rancamaya, Sambirata, dan Sokawera, termasuk kerusakan atap SMP Negeri 2 Cilongok di Desa Panembangan yang masih dalam proses kaji cepat.
Selain itu, dampak cuaca ekstrem juga dilaporkan di Kecamatan Banyumas, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, dan Karanglewas. Pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan internet di kawasan Alun-Alun Banyumas serta menutup sejumlah ruas jalan di Kelurahan Pasir Kidul dan Purwokerto Lor.
Wilayah lainnya seperti Kedungbanteng, Kembaran, Sumbang, dan Baturraden juga terdampak. Beberapa rumah warga di Desa Kutaliman, Kedungbanteng, Dawuhan Kulon, Baseh, hingga Purwosari mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon atau rusak pada bagian atap.
Dwi Irawan menjelaskan, penanganan difokuskan pada pembukaan akses jalan dan evakuasi pohon yang menimpa rumah warga. Seluruh ruas jalan yang sebelumnya tertutup dilaporkan sudah dapat dilalui kembali pada malam hari setelah kejadian.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca, potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah, termasuk Banyumas, diperkirakan masih berlanjut hingga 8 Maret 2026. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....