Tumbuhkan Budaya Literasi, Dinarpusda Banyumas Hadirkan Tugu Baca di Ruang Publik

  • 25 Feb 2026 21:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Dalam rangka menumbuhkan budaya literasi, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Banyumas menghadirkan Tugu Baca alias Spot Baca di Alun-Alun Purwokerto. Tugu Baca ini resmi diluncurkan pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan momen hari jadi ke-455 Kabupaten Banyumas.

Kepala Bidang Perpusatakaan Dinarpusda Banyumas Fuad Zein Arifin menyampaikan, pihaknya menempatkan Tugu Baca ini di sisi timur Alun-Alun Purwokerto, sehingga mudah dijangkau publik. Kehadirannya tidak hanya melengkapi fasilitas umum, tetapi juga sebagai sarana mendekatkan bacaan kepada masyarakat.

“Ini dalam rangka memperluas layanan, sekaligus memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses koleksi buku dalam bentuk digital,” tutur Fuad kepada RRI, Rabu (25/2/2026).

Fuad menambahkan, Tugu Baca ini berisi sekitar150 koleksi e-book alias buku digital fiksi dan nonfiksi. Masyarakat bisa mengaksesnya secara gratis dengan cara memindai barcode menggunanakan smartphone, kemudian ikuti petunjuk yang ada.

“Karena ini perpustakaan umum, jadi buku-buku yang kami sediakan dari semua kelas itu ada. Ada karya umum, teknologi, dan yang terkait dengan masyarakat secara umum,” ucap Fuad.

Adapun layanan Tugu Baca berjalan pada aplikasi berbasis General Positioning System (GPS), sehingga jangkauan aksesnya masih terbatas. Fuad mengatakan, layanan tersebut hanya dapat diakses ketika pengguna berada di Alun-Alun Purwokerto dan sekitarnya dalam radius 1 kilometer.

“Masih bisa diakses sampai di Depan RRI Purwokerto, SMPN 1 Purwokerto, Menara Teratai, rel kereta api sawangan, pintu keluar stasiun, Pasar Manis, Rumah Sakit Geriatri, SMAN 1 dan 2 Purwokerto.

Meski demikian, ke depan, Dinarpusda Banyumas berencana memperluas titik layanan Tugu Baca di ruang publik lainnya, serta memanfaatkan perpustakaan mobile untuk menjangkau wilayah-wilayah luar perkotaan.

“Tahun ini kami rencananya akan mengadakan tiga titik baca, termasuk yang dibawa mobil perpustakaan keliling ke tempat-tempat yang cukup jauh, seperti Tambak, Sumpiuh. Mobil tersebut akan membawa spot baca, sehingga masyarakat bisa membaca koleksi e-book, selain buku-buku konvensional,” kata Fuad. (FR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....