Cilacap Perkuat Mitigasi Kebakaran, Bakal Tambah Titik Hidran dan Edukasi Warga
- 25 Feb 2026 12:50 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Potensi kebakaran dan non-kebakaran di Kabupaten Cilacap kian meningkat seiring pesatnya pertumbuhan bangunan, industri modern, padatnya kawasan permukiman, hingga bertambahnya jumlah objek vital, perkantoran, dan fasilitas publik.
Kondisi ini menuntut langkah antisipatif yang lebih sistematis dan terkoordinasi agar risiko kerugian jiwa maupun materi dapat ditekan semaksimal mungkin.
Data dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap mencatat, sepanjang tahun 2025 terjadi 109 kasus kebakaran. Dan pada awal Januari 2026 ini sudah ada sebanyak 8 kali kebakaran.
Angka tersebut menjadi peringatan bahwa pencegahan dan kesiapsiagaan harus menjadi prioritas bersama, bukan hanya respons saat kejadian.
Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, menegaskan bahwa Menurutnya, langkah pencegahan perlu diperkuat melalui pemeriksaan rutin sistem alarm kebakaran, pengecekan instalasi listrik secara berkala, serta optimalisasi fungsi hidran dan jaringan pipa air utama.
“Belajar dari kasus kebakaran Rita Pasaraya, pertama ada edukasi yang semakin massif terhadap masyarakat terkait dengan pencegahan, dan di wilayah perkotaan akan dikaji melalui Tim Damkar Cilacap dan PDAM akan menambah titik hidran, dan titik hydran yang ada akan di optimalkan,” ujarnya.
Menurutnya penanggulangan kebakaran dan upaya penyelamatan bukan semata tanggung jawab pemerintah daerah. Peran aktif masyarakat, termasuk pemilik, pengelola, dan penanggung jawab bangunan, sangat menentukan dalam meminimalisasi potensi kebakaran.
“Masyarakat untuk waspada dengan bencana kebakaran, terutama di daerah padat penduduk,” katanya.
Upaya penguatan peran masyarakat juga diwujudkan melalui pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Di mana sudah ada lebih dari 298 anggota Redkar yang tersebar di 24 kecamatan di Cilacap.
Keberadaan relawan ini diharapkan mampu mempercepat respons awal saat terjadi kebakaran, sekaligus menjadi ujung tombak edukasi di lingkungan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....