Rombongan Komisi IV DPR RI Kunjungi Pabrik Pengolahan Bawang Merah di Brebes
- 24 Feb 2026 15:01 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Brebes - Rombongan Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Titiek Soeharto melakukan kunjungan kerja ke PT Sinergi Brebes Inovatif di Desa Sidamulya, Kabupaten Brebes, pada Senin, (23/2/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung proses produksi hilirisasi bawang merah sekaligus menyerap aspirasi para petani terkait tantangan di sektor pertanian.
Dalam kunjungannya, rombongan meninjau lokasi pengolahan bawang merah mentah menjadi produk turunan seperti bawang goreng dan pasta bawang merah yang memiliki daya saing tinggi. Produk-produk olahan ini diketahui telah berhasil menembus pasar domestik hingga pasar ekspor ke beberapa negara tetangga.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan apresiasi atas melimpahnya hasil panen yang kini sudah mampu menjangkau pasar internasional. Ia juga menyoroti keuntungan besar yang didapat para petani dari hasil penjualan tersebut.
“Ternyata bawang merah kita hasilnya sudah melimpah dan sudah bisa ekspor ke Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Alhamdulillah kita bisa ekspor. Tadi petaninya bilang bahwa modalnya Rp40 juta per hektar, hasilnya bisa mencapai Rp350 juta. Jadi untungnya besar sekali.” ujar Titiek.
Selain keberhasilan ekspor, kunjungan ini juga menjadi ajang dialog terbuka antara wakil rakyat dan para petani setempat mengenai kendala di lapangan. Para petani menyampaikan beberapa kebutuhan mendesak, mulai dari ketersediaan pupuk hingga kebutuhan fasilitas penyimpanan modern.
“Kami datang kesini ingin menanyakan langsung kepada petani apa saja yang masih dibutuhkan. Mereka masih memerlukan cold storage, pupuk, serta bibit. Ini menjadi perhatian kami.” jelas Titiek.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mendukung Brebes sebagai lumbung bawang merah nasional. Dengan dukungan fasilitas serta akses bibit yang memadai, komoditas unggulan ini ditargetkan mampu terus mendominasi pasar internasional di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....