Program Pendampingan Mitra Desa 2026 Dorong Pemberdayaan Warga

  • 17 Feb 2026 20:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: BEM FEB Universitas Muhammadiyah Purwokerto kembali merealisasikan program pengabdian masyarakat melalui Program Pendampingan Mitra Desa 2026 di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Program ini berlangsung mulai 17 Januari hingga 28 Februari 2026 dengan durasi tujuh pekan, dan saat ini telah memasuki minggu keempat pelaksanaan pendampingan.

Ketua panitia, Muhammad Faishal Ghiffary, menjelaskan kegiatan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni TK Aisyiyah, TPQ, dan pelaku UMKM di Desa Sunyalangu. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi mahasiswa dengan warga sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya setempat.

"Tujuannya membangun hubungan kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya lokal. Bentuk kegiatan dilakukan melalui pendampingan intensif yang dirancang sesuai kebutuhan masing-masing sasaran," ujarnya.

Ia menuturkan, selama empat pekan berjalan, sejumlah kegiatan edukatif dan produktif telah direalisasikan. Di TK Aisyiyah Sunyalangu, misalnya, digelar kegiatan pembuatan ecoprint pada pekan ketiga. Aktivitas ini ditujukan untuk menumbuhkan kreativitas, melatih kemampuan motorik halus anak, serta mengenalkan kepedulian lingkungan melalui karya seni berbahan alami. Para siswa terlihat aktif mengikuti setiap tahap, mulai dari mengenal jenis daun hingga menghasilkan karya ecoprint.

Ketua BEM, Sendy Prayoga, menerangkan bahwa di TPQ, mahasiswa memberikan pendampingan materi keagamaan, termasuk pengenalan rukun iman dan rukun Islam, untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

"Di sektor UMKM, pendampingan difokuskan pada penguatan legalitas dan pemasaran usaha. Program yang dijalankan meliputi pembuatan NIB, sertifikasi halal, branding produk, serta pembuatan akun media sosial sebagai sarana pemasaran digital," ucapnya.

Sendi berharap, upaya tersebut dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, tidak hanya mengandalkan penjualan langsung, tetapi juga memanfaatkan kanal daring. Penguatan identitas merek juga didorong agar produk memiliki daya saing lebih baik.

Kepala TK Aisyiyah sekaligus pengajar TPQ Sunyalangu, Uswatun Hasanah, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan program pendampingan tersebut.

“Selama kegiatan Mitra Desa berlangsung saya merasa sangat senang, apalagi melihat anak-anak yang begitu antusias dan semangat. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak mendapatkan pengalaman yang inspiratif dan kreatif. Baik di TK maupun TPQ, mereka merasa lebih gembira dan semakin termotivasi untuk belajar. Saya berharap kegiatan ini terus berjalan dengan baik dan komunikasi tetap terjaga agar program ini bisa semakin lancar,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan pelaku UMKM Ampyang Budin, Ibu Asiyatun. Ia merasakan manfaat langsung sejak program berjalan, terutama dalam pengurusan legalitas usaha.

“Sejak ada Mitra Desa 2026 ini saya sangat terbantu, terutama karena sebelumnya saya belum punya NIB dan sertifikasi halal. Sekarang saya dibantu dalam proses pengurusannya. Saya berharap program ini juga bisa membuka jalan pemasaran untuk produk saya dan semoga ke depan kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” tuturnya.

Pelaku UMKM Manggleng Singkong, Ibu Khusnul Muarifah, juga menyampaikan hal serupa terkait dampak program bagi usahanya.

“Program Mitra Desa 2026 ini sangat membantu saya. Saya mendapatkan banyak manfaat dan pengalaman, mulai dari pembuatan NIB, legalitas, sertifikasi halal, hingga branding produk. Saya juga mendapat banyak ilmu dari sharing bersama mahasiswa. Terima kasih atas bantuannya, semoga program ini terus berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Melalui Program Pendampingan Mitra Desa 2026, BEM FEB UMP menghadirkan pendampingan yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga berorientasi pada pemberdayaan pendidikan dan ekonomi masyarakat. Kolaborasi mahasiswa dan warga Desa Sunyalangu diharapkan menjadi pijakan untuk mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....