Tetap Memancing di Sungai Kranji Meski Air Keruh
- 03 Feb 2026 15:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Meski kondisi Sungai Kranji, Purwokerto Timur tampak keruh akibat sisa luapan air beberapa waktu lalu, semangat warga untuk memancing tidak surut. Bagi sebagian warga, memancing bukan sekedar hobi, melainkan cara bertahan hidup dan melepas kejenuhan.
Slamet, salah satu pemancing, mengaku tetap setia melempar kail meski air sungai sedang keruh. Menurutnya, kondisi air yang keruh sangat mempengaruhi jumlah tangkapan ikannya.
“Biasanya umpannya dapet satu kilo, ini cuma dapat paling setengah dari biasanya,” ujarnya saat diwawancarai RRI Purwokerto, Selasa (3/2/2026).
Ia tetap melakukan kegiatan ini sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang sekaligus mencari lauk untuk keluarganya. Biasnya ia menggunakan berbagai macam umpan mulai dari cacing, maggot, hingga lumut.
Pemancing lainnya, Alex, baru kedua kalinya mecoba peruntungan di Sungai Kranji setelah sebelumnya, ia lebih sering memancing di Sungai Banjaran, namun ia terpaksa berpindah lokasi karena kondisi sungai banjaran saat ini sedang terdampak lumpur pascabanjir.
“Karena Sungai banjaran kena efek banjir lumpur kemarin, jadi saya lari kesini karena di sungai kranji ini tidak terlalu terdampak,” ujarnya.
Meski kondisi sungai pascabanjir belum sepenuhnya kembali normal, aktivitas memancing di pinggir sungai kranji menunjukan adaptasi masyarakat dalam mencari hiburan murah sekaligus memenuhi kebutuhan pangan harian. (Riri)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....