Pemkab Banyumas Matangkan Persiapan Peringatan HUT ke-455

  • 30 Jan 2026 09:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-455 Kabupaten Banyumas yang akan digelar pada Februari 2026 mendatang. Hingga saat ini, tingkat kesiapan pelaksanaan kegiatan telah mencapai hampir 90 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Fendi Rudianto, dalam keterangannya. Ia menyebutkan, berbagai rapat koordinasi telah dilakukan bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah (Setda), serta sejumlah pemangku kepentingan pendukung kegiatan.

“Kami sudah dua kali melakukan rapat koordinasi dan juga berkomunikasi langsung dengan stakeholder pendukung kegiatan Hari Jadi Banyumas ke-455. Insyaallah seluruh rangkaian kegiatan siap dilaksanakan,” ujarnya.

Fendy juga menjelaskan, rangkaian peringatan HUT Banyumas ke-455 akan diawali dengan kegiatan ziarah dan tasyakuran pada 12 Februari. Kemudian dilanjutkan dengan kirab Hari Jadi pada 15 Februari 2026.

Selain itu, berbagai agenda budaya juga disiapkan untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah. Sejumlah kegiatan budaya yang menjadi agenda utama antara lain Banyumas Festival Kurcel yang akan digelar di kawasan Heterospace Purwokerto, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Pariwisata (DKKP).

Festival tersebut akan menampilkan beragam pertunjukan seni. Mulai dari sendratari, pentas seni pelaku budaya lokal, dagelan Jawa, hingga pertunjukan Wayang Kulit Semalam Suntuk.

“Di tahun ini kami bersama DKKP menghadirkan banyak pertunjukan budaya, termasuk pentas seni di tujuh kecamatan dan penampilan Epic Garap yang juga akan ditampilkan di Heterospace,” katanya, menjelaskan.

Menurut Fendy, penyelenggaraan berbagai agenda budaya ini bertujuan untuk mengenalkan dan menanamkan kembali nilai-nilai budaya khas Banyumas kepada generasi muda. Ia menekankan pentingnya menjaga identitas budaya daerah agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kami ingin generasi muda Banyumas mengenal dan bangga dengan corak budaya khas daerahnya. Kalau budaya sudah kuat, muaranya akan berdampak pada pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Banyumas juga melibatkan generasi muda secara aktif. Pada kirab Hari Jadi, pelajar dari sejumlah sekolah akan berpartisipasi.

Di antaranya siswa SMK Nasional yang dipercaya membawa pusaka, foto bupati, dan lambang daerah, serta siswa SMK Negeri 3 Banyumas yang akan menampilkan atraksi genderang. “Hampir seluruh peserta kirab nanti diisi oleh anak-anak muda. Ini bentuk kepercayaan sekaligus upaya regenerasi pelaku budaya,” ucapnya.

Fendy berharap, melalui peringatan HUD Banyumas ke-455 ini, nilai-nilai dan kekayaan budaya Banyumas dapat terus lestari dan tidak dilupakan oleh generasi muda. Ia juga mengapresiasi capaian Kabupaten Banyumas yang pada tahun 2025 berhasil meraih Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI) tingkat nasional untuk tiga karya budaya, yakni Gagrag Banyumasan, Unggahan Pano Keling, dan Tari Buncisan dari Somagede.

“Harapan kami, anak-anak muda Banyumas terus berperan aktif dan tidak melupakan seni serta budaya daerahnya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....