Dukung Kidsphoria, BNNK Banyumas Perkuat Edukasi Antinarkoba
- 23 Jul 2026 16:30 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas mendukung penuh penyelenggaraan Banyumas Kidsphoria 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Dukungan tersebut sejalan dengan peluncuran program nasional "Ananda Bersinar" (Anak Indonesia Bersih Narkoba) yang diinisiasi Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026).
Kepala BNNK Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., mengatakan keterlibatan BNN dalam kegiatan yang dihadiri ratusan anak dan remaja tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menanamkan kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini.
"BNN Kabupaten Banyumas mendukung penuh penyelenggaraan Kidsphoria ini. Program ini juga sejalan dengan arahan Kepala BNN RI melalui peluncuran program 'Ananda Bersinar', yaitu gerakan nasional untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang bersih dari narkoba. Kami ingin anak-anak di Banyumas semakin sadar terhadap bahaya narkoba," ujar Iwan.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan peringatan Hari Anak Nasional, tetapi juga secara rutin menyasar lingkungan pendidikan. Selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini, BNNK Banyumas memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada siswa di sekitar 150 sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Banyumas.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, cara mengenali modus peredaran narkoba, hingga langkah yang harus dilakukan apabila mendapat tawaran menggunakan narkotika.
"Kami memberikan edukasi tentang bahaya narkoba sekaligus mengajarkan bagaimana cara mencegah dan menolak apabila ada seseorang yang menawarkan narkoba kepada mereka. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah. Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa, BNN siap membantu pelaksanaan tes urin melalui tim Pemberdayaan Masyarakat BNNK Banyumas," jelasnya.
Menurut Iwan, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda karena memiliki dampak yang luas terhadap kehidupan individu maupun masyarakat.
"Bahaya narkoba sangat besar karena daya rusaknya luar biasa. Saat ini narkoba menjadi salah satu ancaman laten yang merusak berbagai sendi kehidupan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa," tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh generasi muda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta mengisi masa depan dengan kegiatan yang positif.
"Untuk anak-anakku semua, tetap semangat belajar, jangan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri. Kalau ada yang menawarkan narkoba, kalian harus berani menolak. Katakan tidak pada narkoba," pesannya.
Melalui kolaborasi antara BNNK Banyumas dan berbagai pihak dalam penyelenggaraan Banyumas Kidsphoria 2026, diharapkan kesadaran anak-anak terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga tercipta generasi yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....