Mahasiswa KKN UIN Saizu Gelar Seminar Anti Narkoba

  • 28 Jan 2026 10:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Mahasiswa KKN Kelompok 1 Angkatan 57 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto berkolaborasi dengan BNNK Purbalingga mengadakan seminar pencegahan dan penanggulangan narkoba di Desa Jompo, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan pentingnya peran bersama dalam mewujudkan desa bersih narkoba.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin malam (26/1/2026) pukul 20.00 WIB tersebut digelar di Aula Balai Desa Jompo dan diikuti oleh warga setempat, Karang Taruna, serta organisasi pelajar IPNU-IPPNU Desa Jompo. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Seminar ini turut dihadiri oleh Kepala BNNK Purbalingga Dr. Nasrudin, Kepala Desa Jompo Mun Prasetyo, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Saizu Purwokerto Mawi Khusni Albar, serta Ketua Pelaksana kegiatan. Ketua Pelaksana Seminar, Ilham Alhamdi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini.

“Melalui seminar ini, kami berharap masyarakat Desa Jompo semakin waspada terhadap peredaran narkoba dan mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Kepala Desa Jompo, Mun Prasetyo, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UIN Saizu yang telah menginisiasi kegiatan edukatif dengan menggandeng BNNK Purbalingga. Ia menilai pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari tingkat desa sebagai benteng awal perlindungan generasi muda.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi generasi muda. Pencegahan narkoba harus dimulai dari desa sebagai benteng pertama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Saizu Purwokerto, Mawi Khusni Albar, menegaskan bahwa seminar tersebut merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, program KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk terlibat langsung memberikan edukasi dan solusi bagi masyarakat.

“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi sarana bagi mahasiswa untuk hadir memberikan solusi atas persoalan sosial. Edukasi bahaya narkoba ini sejalan dengan misi UIN Saizu dalam membangun masyarakat yang sehat, sadar hukum, dan berakhlak," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNK Purbalingga Dr. Nasrudin menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN. Diperlukan peran aktif masyarakat, tokoh desa, organisasi pemuda, dan mahasiswa sebagai garda terdepan edukasi dan pencegahan,” tegasnya.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber dari BNNK Purbalingga, yakni Penyuluh Narkoba Ahli Muda Tarsito dan Ketua Tim Rehabilitasi Awan Pratama. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis narkoba, pola peredaran, dampak penyalahgunaan, hingga mekanisme rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 57 UIN Saizu bersama BNNK Purbalingga berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam mewujudkan Desa Jompo Bersih dari Narkoba (Bersinar).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....