Revitalisasi Kota Lama Cilacap Berlanjut, Dianggarkan Rp4 Miliar

  • 22 Jan 2026 17:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Revitalisasi kawasan Kota Lama Cilacap atau pengembangan Kawasan Heritage Titik Nol Kilometer dipastikan kembali berlanjut pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana di kawasan bersejarah tersebut.

Pada tahap lanjutan ini, penataan akan difokuskan pada pengembangan jalur pedestrian. Jalur yang sebelumnya dibangun pada tahap awal akan diperpanjang hingga mengarah ke Stasiun Cilacap, sebagai upaya memperkuat konektivitas kawasan heritage dengan pusat transportasi kota.

"Tahun ini penataan lanjutan pedestrian ke sekitar Stasiun Cilacap, lalu penataan lapangan dan juga revitalisasi Gedung Graha Pemudai menjadi Gedung Kesenian Cilacap untuk mendukung aktivitas seni dan budaya daerah," kata Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman.

Revitalisasi kawasan Kota Lama di sepanjang Jalan Ahmad Yani memang dirancang secara bertahap. Pembangunan ini dimulai sejak tahun 2025 dan ditargetkan berlanjut hingga 2029, mencakup kawasan dari Simpang Tiga Kopassus hingga Alun-Alun Cilacap.

“Pengembangan kawasan Kota Lama ini kita lakukan secara bertahap agar tertata dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Syamsul.

Seluruh pendanaan pembangunan kawasan heritage tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

"Inginnya kita maksimalkan di tahun 2026 ini, namun ada tekanan fiskal, sehingga dianggarkan Rp4 miliar," ujarnya.

Revitalisasi kawasan Kota Lama Cilacap bertujuan menjadikan Jalan Ahmad Yani sebagai kawasan heritage modern yang memadukan nilai sejarah, budaya lokal, serta ruang publik yang representatif. Keberadaan Titik Nol Kilometer sendiri menjadi penanda awal wilayah sekaligus simbol sejarah, identitas, dan orientasi ruang Kota Cilacap.

Kawasan heritage ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Cilacap dalam mendukung pengembangan Cilacap sebagai Kabupaten Kreatif, dengan menyediakan ruang publik yang mendorong aktivitas budaya, ekonomi kreatif, dan interaksi sosial masyarakat.

Sejak diresmikan pada 31 Desember 2025, kawasan Titik Nol Kilometer Cilacap kini menjelma menjadi pusat kegiatan warga. Setiap harinya, kawasan ini ramai dikunjungi masyarakat untuk beragam aktivitas, mulai dari bersantai, berolahraga, hingga menikmati pertunjukan seni.

Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan kawasan heritage tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....