Budaya dan Sejarah Lomanis-Kebonmanis Bakal Didokumentasikan dalam Sebuah Buku
- 15 Jun 2026 14:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Sejarah dan budaya lokal yang selama ini hanya tersimpan dalam cerita lisan mulai didokumentasikan oleh generasi muda di Kelurahan Lomanis dan Kebonmanis, Kabupaten Cilacap. Melalui program Desa Energi Berdikari binaan TJSL Production Unit Cilacap, para pemuda didorong untuk menggali, menulis, dan menerbitkan buku sejarah desa sebagai upaya melestarikan identitas daerah sekaligus mengenalkan potensi lokal kepada generasi mendatang.
Program ini melibatkan budayawan, akademisi, komunitas sejarah, hingga pemerintah daerah. Para peserta mendapatkan pembekalan khusus di Ruang Kuliah Bersama Auditorium Politeknik Negeri Cilacap untuk memperkuat kemampuan menulis dan memahami pentingnya dokumentasi sejarah.
Salah satu narasumber yang hadir, budayawan dan akademisi Yusmanto, membagikan pengalamannya menulis berbagai kajian budaya Banyumasan yang membawanya berinteraksi dengan peneliti dari berbagai negara di Asia hingga Eropa.
Menurutnya, setiap daerah memiliki cerita yang layak diabadikan. Lomanis dan Kebonmanis dinilai memiliki kekayaan sejarah yang menarik untuk digali, mulai dari jejak perjuangan masa lalu hingga perannya sebagai kawasan strategis dalam perkembangan ekonomi Cilacap.
"Menulis adalah hak setiap orang. Banyak kisah berharga di sekitar kita yang belum terdokumentasikan. Padahal cerita-cerita tersebut bisa menjadi sumber pengetahuan bagi generasi berikutnya," ujarnya.
Pembekalan juga diberikan oleh Thomas Sutasman dari komunitas Tjilatjap History. Penulis sejumlah buku sejarah Cilacap itu mengajak peserta untuk menelusuri berbagai aspek sejarah lokal, mulai dari asal-usul nama wilayah, kisah perjuangan masyarakat, perkembangan pelabuhan, hingga pertumbuhan kawasan industri yang turut membentuk wajah Cilacap saat ini.
Ia menilai wilayah Lomanis dan Kebonmanis menyimpan banyak cerita yang layak dituliskan karena memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan kota dan aktivitas ekonomi di Cilacap.
Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap, Achmad Fauzi, mengapresiasi inisiatif yang melibatkan generasi muda dalam upaya pendokumentasian sejarah desa. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk melengkapi catatan sejarah yang selama ini belum banyak terdokumentasi secara tertulis.
Ia berharap program serupa dapat dikembangkan di wilayah lain sehingga semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap pelestarian sejarah dan budaya daerah.
Melalui program ini, TJSL Production Unit Cilacap tidak hanya mendorong lahirnya karya tulis tentang sejarah desa, tetapi juga menyiapkan regenerasi pegiat Desa Energi Berdikari yang mampu mengembangkan potensi wilayahnya secara berkelanjutan.
Bekerja sama dengan Panduan Institute, para pemuda akan menyusun buku sejarah desa berdasarkan hasil penelusuran, wawancara, dan pengumpulan data dari masyarakat setempat. Setelah proses penulisan selesai, mereka juga akan merancang berbagai program pengembangan desa yang berangkat dari potensi dan kekayaan lokal yang telah teridentifikasi.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Rumah Inovasi Cilacap-Hive yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dari inisiatif ini, diharapkan lahir berbagai inovasi baru yang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....