Mahasiswa FEB UMP Turun Langsung Dampingi UMKM Desa
- 16 Jan 2026 21:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (BEM FEB UMP) memulai program pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, melalui kegiatan Mitra Desa dan Social Project 2026.
Pendampingan UMKM tersebut akan berlangsung selama tujuh pekan, mulai 17 Januari hingga 28 Februari 2026, dengan melibatkan mahasiswa FEB UMP secara langsung di lapangan.
UMKM menjadi salah satu sasaran utama program karena dinilai memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian desa, namun masih membutuhkan penguatan, khususnya pada aspek manajemen usaha, pencatatan keuangan, dan pengembangan pemasaran.
| Baca juga: UMP Borong Penghargaan pada AICIRE 2026 |
Ketua Pelaksana Mitra Desa dan Social Project BEM FEB UMP 2026, Muhamad Faishal Ghiffary, menyampaikan bahwa pendampingan UMKM merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Sunyalangu.
Baca juga: Mahasiswa UMP Raih Penghargaan di Ajang Esai Internasional
“Kegiatan Mitra Desa merupakan implementasi Tri Dharma yang ketiga yaitu Pengabdian kepada Masyarakat dan perwujudan dari misi kelima BEM FEB UMP. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pada perkembangan desa dalam sektor ekonomi dan pendidikan, yang disasarkan pada pelaku UMKM, serta TK dan TPQ yang ada di Desa Sunyalangu,” kata Ghiffary dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (16/1/2026).
| Baca juga: KKN Berdampak Dorong Kemandirian Desa |
Presiden BEM FEB UMP, Sendi Prayoga, menambahkan bahwa pendampingan UMKM diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membuat dampak yang baik bagi masyarakat Desa Sunyalangu melalui peningkatan pengabdian, khususnya pada bidang ekonomi dan pembinaan, serta membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan masyarakat. Ini merupakan wujud nyata dari program BEM FEB UMP,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III FEB UMP, Assoc. Prof. Dr. Bima Cinintya Pratama, menegaskan bahwa kegiatan pendampingan UMKM menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa dan diharapkan apa yang mahasiswa dapatkan di bangku kuliah dapat diaplikasikan kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan keagamaan,” tuturnya.
Baca juga: KKN UMP Usung Konsep SMART Bangun Desa
Kepala Desa Sunyalangu, Rohman Mansyur, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa FEB UMP dalam mendampingi pelaku UMKM di desanya. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong optimalisasi potensi ekonomi desa yang belum tergarap maksimal.
“Terima kasih dan selamat datang di Desa Sunyalangu. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang turut serta dalam kegiatan ini. Saya berharap kegiatan ini dapat berkolaborasi dengan baik bersama masyarakat dan memberikan ilmu-ilmu yang didapat dari universitas untuk meningkatkan potensi desa demi kesejahteraan bersama. Melalui tema optimalisasi, saya berharap kegiatan ini mampu menggali potensi desa yang belum teroptimalisasi,” ucapnya.
Melalui pendampingan UMKM ini, BEM FEB UMP menargetkan terbangunnya kemandirian usaha masyarakat desa sekaligus terciptanya hubungan kolaboratif yang berkelanjutan antara mahasiswa dan pelaku UMKM di Desa Sunyalangu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....