KKN UMP Usung Konsep SMART Bangun Desa
- 13 Jan 2026 23:31 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Prof. Dr. Jebul Suroso mendorong mahasiswa untuk menjadi penggerak pembangunan desa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menggali, mengelola, dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Prof. Jebul dalam acara pelepasan 1.008 mahasiswa peserta KKN Reguler Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Lapangan Mas Mansoer Kampus 1 UMP, Sabtu (10/1/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Jebul menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN UMP berlandaskan konsep SMART, yakni Sinergi, Manajemen Potensi, Aplikasi Teknologi, Relationship, dan Teknologi Informasi.
Konsep ini menekankan sinergi mahasiswa dengan Muhammadiyah dalam mendukung Asta Cita Indonesia, serta pengelolaan potensi desa agar aspirasi masyarakat dapat terwujud.
Baca juga: Ribuan Relawan Asta Cita UMP Siap Berdayakan Desa
Ia juga meminta mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan, membangun hubungan yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, serta memanfaatkan teknologi dalam memperkuat ekonomi dan kemandirian desa.
“Mahasiswa harus hadir menjadi katalisator yang mampu mengidentifikasi, menggali, dan mengembangkan seluruh potensi, baik sumber daya manusia, alam, budaya, maupun ekonomi yang dimiliki masyarakat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (13/1/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia KKN UMP Semester Genap 2026, Purnadi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa KKN akan berlangsung selama 34 hari, mulai 12 Januari hingga 14 Februari 2026. Sebanyak 1.008 mahasiswa dari seluruh fakultas akan diterjunkan ke dua wilayah, yakni Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Tegal.
Menurut Purnadi, seluruh proses koordinasi dengan pemerintah daerah serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat telah berjalan dengan baik. Penempatan mahasiswa disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa di masing-masing lokasi KKN.
Baca juga: Mahasiswa Akuakultur UMP Juara Lomba Poster Ilmiah Nasional
“Penempatan mahasiswa akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa di masing-masing wilayah lokasi KKN,” kata Purnadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....