UMP Borong 5 Penghargaan di Abdidaya Ormawa 2025
- 05 Jan 2026 20:08 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengukir prestasi gemilang pada ajang Anugerah Abdidaya Ormawa 2025. Dalam kompetisi bergengsi ini, UMP dinobatkan sebagai Terbaik 4 Perguruan Tinggi Paling Aktif, sebuah pengakuan atas dedikasi kampus dalam mengelola Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Ketua Tim Taskforce PPK Ormawa UMP Dini Nur Afifah, M.Eng., menyampaikan bahwa pencapaian tahun ini merupakan buah dari konsistensi selama empat tahun terakhir. Dibandingkan tahun sebelumnya yang membawa pulang satu penghargaan, tahun 2025 menjadi titik balik dengan total lima penghargaan sekaligus.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur. Setelah empat tahun mengikuti Abdidaya PPK Ormawa, akhirnya pada tahun 2025 UMP berhasil menembus penghargaan Terbaik 4 Perguruan Tinggi Paling Aktif. Tahun 2024 lalu, dari tiga tim ormawa yang diundang ke Abdidaya di Universitas Udayana, UMP meraih satu kategori Ormawa Tervisioner oleh IMM Farmasi. Tahun ini, alhamdulillah kami mampu meraih lima penghargaan sekaligus,” ucapnya dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (5/1/2026).
Baca juga: UMP Perkuat Kemandirian Finansial lewat Unit Usaha Kampus
Berikut lima penghargaan yang diraih UMP pada Anugerah Abdidaya Ormawa 2025:
Terbaik 1 (Poster Paling Menarik Secara Visual): BEM FIKES.
Terbaik 3 (Ormawa dengan Rekam Jejak Pemberdayaan Terbaik): IMM Farmasi.
Terbaik 4 (Hasil Program yang Dapat Diadopsi Nasional): HMPS Ilmu Keperawatan S1.
Terbaik 4 (Dosen Pendamping Terbaik): Ns. Jumiati Riskiyani Dwi Nandia, S.Kep., M.Kep.
Terbaik 4 (Perguruan Tinggi Paling Aktif): Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Anggota Tim Taskforce PPK Ormawa UMP Ragil Setiyabudi, M.Kes (Epid)., menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di lingkungan kampus. Menurutnya, peran aktif organisasi mahasiswa, dosen pendamping, hingga pimpinan universitas menjadi faktor kunci.
“Hasil ini tentu tidak jauh dari dukungan Ormawa pengusul, tim pelaksana, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, dosen pendamping, Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Tim Taskforce PPK Ormawa, serta pimpinan universitas. Dukungan tersebut diberikan secara menyeluruh, baik material maupun nonmaterial, mulai dari tahap pra-pendanaan, pendanaan, pasca-pendanaan, hingga Abdidaya PPK Ormawa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Tim Taskforce PPK Ormawa UMP menegaskan bahwa pendampingan kepada mahasiswa dilakukan secara berkelanjutan, bahkan sebelum program resmi dirilis oleh kementerian. Tujuannya adalah menjaring ide dan sub-proposal yang relevan dengan persoalan masyarakat serta selaras dengan tema program, sehingga kegiatan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi desa sasaran.
Selain itu, UMP menghadirkan para ahli PPK Ormawa untuk membekali tim mahasiswa dan taskforce agar pelaksanaan program berjalan terarah. Monitoring dan evaluasi rutin setiap bulan juga dilakukan untuk memastikan kegiatan tetap berkembang dan berkelanjutan.
Baca juga: UMP Dapat Hibah Besar untuk Pembangunan dan Riset
“Harapan kami, prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan semakin banyak prestasi mahasiswa UMP, khususnya dalam program hibah kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh Kemendiktisaintek. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa dan ormawa untuk menumbuhkan jiwa kompetisi yang sehat, sehingga UMP mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ucapnya.
Dengan capaian ini, UMP semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong mahasiswa berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui program kemahasiswaan yang berdampak dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....