Banyumas Cetak 55 Pranatacara Baru, Perkuat Pelestarian Budaya
- 07 Des 2025 21:58 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui acara Wisuda Purna Wiyata Permadani Banyumas Bregada III yang diadakan di Pendopo Si Panji, Minggu (7/12/2025).
Dalam acara tersebut, sebanyak 55 wisudawan dan wisudawati secara resmi dikukuhkan setelah sukses menuntaskan seluruh rangkaian pembelajaran dan pelatihan sebagai pranatacara (pembawa acara adat Jawa) dan pamedhar sabda (pemberi sambutan/pidato) berbasis budaya Jawa.
Ketua DPD Permadani Banyumas Hamid Sugih Edi menjelaskan bahwa semua peserta yang diwisuda kali ini telah melalui proses pendidikan intensif selama enam bulan. Proses tersebut mencakup empat bulan teori dan dua bulan praktik, yang diakhiri dengan ujian tertulis.
Hamid juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam upaya pelestarian budaya, khususnya di bidang pranatacara.
Baca juga: Angka Kemiskinan di Kabupaten Banyumas Turun
“Dulu sempat bingung untuk tempat latihan, menghadap Pak Dewo (bupati) dan alhamdulillah beliau langsung sigap mencarikan dan saat ini kami mendapat tempat latihan yang nyaman di Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan. Terima kasih atas dukungannya," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa hari wisuda ini merupakan momen penting, menandai keberhasilan para peserta menyelesaikan semua tahapan pembelajaran, baik di kelas maupun praktik langsung.
Sadewo menegaskan bahwa pendidikan yang ditempuh oleh para wisudawan tidak hanya mengajarkan teknik berbicara di depan umum, tetapi yang lebih penting adalah mendalami nilai-nilai luhur budaya Jawa yang merupakan jiwa dari seorang pranatacara.
"Panjenengan (Anda) semua telah mempelajari nilai-nilai budaya Jawa yang menjadi ruh dari seorang pranatacara. Untuk itu, saya mengucapkan selamat dan bangga atas usaha serta kerja keras yang telah dilakukan," ucapnya.
Baca juga: Festival Balon Udara UMP Masuk Event Unggulan Banyumas
Bupati menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian baru sebagai generasi penerus dan pelestari budaya. Ia menginginkan ilmu yang telah diperoleh wisudawan dapat terus dikembangkan, sehingga dapat menjadi pranatacara sekaligus pamedhar sabda yang mampu menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya Jawa.
Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang baru untuk berkarier sebagai MC berbahasa Jawa dalam berbagai acara adat maupun formal. Sadewo menutup sambutannya dengan harapan agar para lulusan dapat menjaga nama baik Permadani dan menjadi bagian dari generasi Banyumas yang berkarakter, santun, serta bangga akan budayanya.
“Pelatihan ini dapat menjadi peluang baru untuk berkarier sebagai pranatacara, pamedhar sabda, ataupun MC berbahasa Jawa di berbagai acara adat maupun formal,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....