"Career Elevate 2025" Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
- 08 Sep 2025 15:46 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Dema FEBI) UIN Saizu Purwokerto menggelar seminar bertajuk Career Elevate 2025. Seminar ini diselenggarakan di Auditorium UIN Saizu, Senin (8/9/2025) pagi, dan diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, serta masyarakat.
Ketua panitia kegiatan, Irtiqou Ulya, seminar ini bertujuan untuk membekali peserta agar siap menghadapi dunia kerja. Terlebih, lulusan fakultas ekonomi dan bisnis Islam memiliki peluang karier yang luas di sektor lembaga keuangan, baik yang berbasis syariah maupun konvensional.
“Seminar ini untuk mempersiapkan masyarakat, khususnya mahasiswa UIN Saizu Purwokerto, supaya bisa bersaing di dunia kerja,” kata Irtiqou kepada RRI di sela kegiatan.
Melalui seminar ini, Irtiqou berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami berharap, dari acara ini para peserta bisa menemukan inspirasi dan semakin termotivasi untuk mempersiapkan karier mereka di masa depan,” tutur mahasiswa jurusan Perbankan Syariah UIN Saizu Purwokerto itu.
Seminar ini berlangsung interaktif. Tiga narasumber tidak hanya memberi pemaparan, tetapi juga mengajak peserta untuk berdiskusi terkait persiapan karier.
Salah satu narasumber, Muhammad Ridwan, yang juga sebagai Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Banyumas, menekankan pentingnya persiapan diri sebelum berkarier. Menurutnya, mahasiswa harus memiliki kemampuan yang seimbang antara soft skill dan hard skill.
Untuk mendapatkan kemampuan tersebut, menurut Ridwan, mahasiswa bisa mengasahnya dari pembelajaran di kelas maupun organisasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kewajiban akademik dan aktivitas organisasi harus berjalan seimbang.
"Jangan sampai tertinggal soal literasi, jangan sampai meninggalkan dunia akademiknya. Boleh aktif di organisasi mahasiswa, tetapi jangan pernah meninggalkan dunia akademiknya," kata Ridwan.
Selain itu, Ridwan juga berpesan agar mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri dengan memiliki kemampuan-kemampuan yang lebih, seperti penguatan dalam digitalisasi dan analisa data. Menurutnya, kedua kemampuan ini sangat dibutuhkan di semua industri, baik perbankan maupun sektor lainnya.
“Dunia kini ada di genggaman kita. Tertinggal dalam hal digital adalah kemunduran,” ujar Ridwan.
Ridwan berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa kuliah sebagai ajang membangun kompetensi yang seimbang, sehingga setelah lulus tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Senada disampaikan oleh Asisten Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Yuni Isroyati, yang juga hadir sebagai pemateri seminar. Menurut Yuni, untuk bisa bekerja di sektor formal, mahasiwa perlu mengasah kemampuan akademik dan nonakademik untuk dapat bersang di dunia kerja, khususnya dalam bidang ekonomi syariah.
“Tentu saja akademiknya harus memenuhi. Kemudian soft skill juga harus dilatih sejak kuliah, seperti aktif berorganisasi karena di situ mahasiswa akan belajar menjadi pemimpin dan memecahkan masalah yang ada di organisasi,” tutur Yuni.
Lebih lanjut, Yuni juga meminta mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri dengan keterampilan-keterampilan tersertifikasi, yang dapat menjadi nilai tambah. Salah satunya kemampuan berbahasa asing.
“Kemampuan berbahasa asing, seperti Inggris dan Arab, analisis data, excel, yang membutuhkan sertifikat, harus diperoleh dari sekarang,” ucap Yuni.
Sementara itu, narasumber ketiga, Ratih Damayanti, menekankan pentingnya praktik kerja atau magang bagi mahasiswa sebelum berkarier. Menurutnya, magang dapat membantu dalam mengembangkan kemampuan teknis dan soft skill, sekaligus mendapatkan pengalaman praktis.
“Magang itu sangat penting. Dari magang mahasiswa bisa melihat dan merasakan sendiri bagaimana orang bekerja. Maka dari itu, manfaatkanlah waktu magang supaya tidak kaget saat sudah bekerja nanti,” kata Ratih, yang juga sebagai Consumer Business Relationship Maager Bank Syariah (BSI) KC Karangkobar.
Ketiga narasumber berharap, seminar "Career Elevate 2025" dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan menguasai hard skill dan soft skill yang relevan, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus belajar, mereka diharapkan mampu meraih kesuksesan karier di masa depan. (FR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....