Unsoed Kukuhkan 10.117 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027

  • 10 Agt 2026 15:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Universitas Jenderal Soedirman mengukuhkan 10.117 mahasiswa baru dalam Sidang Terbuka Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan berlangsung hybrid di Auditorium Graha Widyatama dan daring dari fakultas, Senin, 10 Agustus 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., mengatakan penerimaan mahasiswa baru 2026 dilaksanakan melalui tiga jalur seleksi. Ketiga jalur itu yakni SNBP, SNBT, dan SPMB Mandiri Unsoed.

“Seleksi dilakukan secara ketat, adil, transparan, dan akuntabel, memastikan bahwa mahasiswa yang terpilih adalah mereka yang memiliki kualitas akademik, integritas, dan semangat belajar yang tinggi,” ujar Prof Farid.

Prof Farid menyebutkan animo masyarakat terhadap Unsoed terus meningkat setiap tahun. Peminat program sarjana dan diploma 2026 mencapai 117.209 orang, naik delapan persen dari 2025. Pada 2025 peminat tercatat 106.692 orang, sedangkan 2024 sebanyak 106.148 orang.

Berdasarkan data registrasi, mahasiswa baru Unsoed tahun ini terdiri atas 1.257 mahasiswa Diploma 3. Selain itu terdapat 8.355 mahasiswa Sarjana, 181 mahasiswa Program Profesi, dan 235 mahasiswa Magister. Unsoed juga menerima 73 mahasiswa Doktor serta 16 mahasiswa Spesialis-1.

Unsoed turut menerima 35 mahasiswa asing lewat program Dharmasiswa, KNB, Jenderal Soedirman Scholarship, dan Student Exchange. Jumlah tersebut naik 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Mereka berasal dari sejumlah negara, antara lain Pakistan, Tanzania, Zimbabwe, Vietnam, dan Thailand.

Negara lain asal mahasiswa itu meliputi Botswana, Yaman, China, Tajikistan, dan Kirgistan. Sejumlah negara lainnya adalah Ghana, Chad, Sudan, Gambia, dan Korea Selatan. Ada pula mahasiswa dari Laos, Angola, Honduras, dan Timor Leste.

“Keberadaan mahasiswa internasional menjadi bagian dari upaya Unsoed membangun international academic atmosphere. Meski berakar di Purwokerto, Unsoed terus memperluas cakrawala pendidikan dari lokal menuju nasional hingga global dengan tetap menjaga jati diri dan nilai-nilai Soedirman,” kata Prof Farid.

Sebagai bentuk pelaksanaan amanat undang-undang, Unsoed menerima 2.021 mahasiswa lewat KIP Kuliah dan Program Afirmasi ADik. Jumlah itu setara 21,01 persen dari total mahasiswa jenjang sarjana dan diploma.

Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan mahasiswa baru merupakan putra-putri terbaik bangsa. Mereka disebutnya memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

“Para mahasiswa baru ini sejatinya adalah energi positif bagi bangsa untuk mewujudkan masa depan, dengan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan. Mereka adalah tunas-tunas bangsa yang tengah bersemi dan kelak pada waktunya dituai menjadi anak-anak bangsa yang gemilang dan cemerlang,” kata Rektor.

Rektor menitipkan tiga pesan kepada mahasiswa baru, yakni jiwa resiliensi, kepekaan hati, dan kebiasaan berkontribusi. Ketiganya menjadi fondasi agar mahasiswa unggul secara intelektual sekaligus memiliki empati sosial.

“Jaga selalu standar mutu akademik kita, dengan standar keunggulan yang ditetapkan. Tegaslah dalam mendidik para mahasiswa, dewasakanlah mahasiswa dengan nalar dan perasaan, agar mereka menjadi pribadi yang unggul, berdaya saing, dan siap berkhidmat di masyarakat dan dunia kerja,” tegasnya.

Rangkaian PMB turut diisi kuliah umum bertema wawasan kebangsaan. Materi disampaikan Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., CFrA.

Pengukuhan 10.117 mahasiswa baru ini menandai awal perjalanan akademik mereka di Unsoed. Mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi berilmu, berkarakter, dan berdaya saing bagi bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....