Unsoed-Tokiwa Dengyo Perkuat Kerja Sama, 25 Mahasiswa Magang ke Jepang

  • 20 Agt 2026 07:42 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Fakultas Teknik Unsoed memperkuat kerja sama dengan perusahaan Jepang, Tokiwa Dengyo. Sinergi ini diwujudkan melalui penyerahan fasilitas laboratorium dan persiapan magang 25 mahasiswa.

Penyerahan fasilitas bernama Traffic Signal Technology Laboratory berlangsung di samping Dekanat FT Unsoed. Kegiatan serah terima tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Sebanyak 25 mahasiswa peserta magang berasal dari Jurusan Teknik Sipil dan Teknik Elektro. Mereka dijadwalkan berangkat ke Jepang pada 31 Agustus 2026 mendatang. Program magang tersebut akan berlangsung selama kurang lebih enam bulan.

Presiden Direktur Tokiwa Dengyo, Seiichi Takeno, mengapresiasi dukungan Unsoed atas pembangunan laboratorium tersebut. Fasilitas ini disiapkan untuk membekali mahasiswa sebelum menjalani pengalaman industri di Jepang.

“Kami sangat senang dapat bertemu langsung dengan adik-adik mahasiswa yang memiliki semangat tinggi untuk meraih cita-cita pergi ke Jepang dan mempelajari konstruksi lampu lalu lintas ini,” ujarnya.

Takeno menjelaskan, area praktikum dirancang menyerupai persimpangan jalan di negara Jepang. Fasilitas itu dilengkapi tiang, sistem lampu lalu lintas, dan kabel bagian atas. Sistem ini dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan pembelajaran teknis mahasiswa.

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis bagi kampusnya. Kerja sama ini memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan dunia industri global.

“Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Unsoed tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di tingkat internasional,” ungkap Rektor.

Akhmad Sodiq berpesan agar peserta magang mampu menjaga diri selama berada di Jepang. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan adaptasi serta kesadaran sosial dan budaya setempat.

Peserta magang dari Teknik Sipil, Rezki Mardiana, menyambut antusias program luar negeri tersebut. Ia siap memperoleh pengalaman kerja untuk memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan.

"Keikutsertaan dalam program magang ini menjadi kesempatan bagi saya untuk mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri sekaligus memperluas wawasan dan ilmu yang saya miliki. Saya berharap selama di Jepang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, belajar tentang budaya dan lingkungan kerja yang baru, serta memperoleh pengalaman yang nantinya bisa menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus," ujar Rezki.

Para mahasiswa telah menjalani pelatihan bahasa asing selama kurang lebih enam bulan. Mereka juga menerima pelatihan teknis secara langsung di lapangan selama dua bulan. Persiapan matang ini diharapkan membantu mahasiswa mengikuti kegiatan magang dengan optimal.

Kerja sama Unsoed dan Tokiwa Dengyo sebelumnya telah ditandatangani pada 30 Oktober 2025. Sinergi ini membangun jembatan pengembangan sumber daya manusia antara Indonesia dan Jepang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....