KONI Banyumas Bidik Lima Besar Porprov 2026

  • 05 Okt 2026 07:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas membidik posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya. Target tersebut menjadi tantangan baru bagi kontingen Banyumas yang pada Porprov sebelumnya berada di peringkat kedelapan.

Ketua Umum KONI Kabupaten Banyumas, Arie Suprapto mengatakan, target lima besar akan diwujudkan melalui peningkatan perolehan medali, khususnya emas. Salah satu cabang olahraga yang diharapkan menjadi penyumbang medali adalah panjat tebing.

“Meski untuk cabor panjat tebing saat ini satu atlet maksimal tiga nomor, saya harap bisa mendulang emas yang signifikan. Demikian juga dengan cabang olahraga lain, saya berharap bisa menyumbang medali emas yang maksimal,” ujar Arie.

Untuk mematangkan persiapan, KONI Banyumas menggelar training center atau pemusatan latihan yang diikuti 395 atlet dan pelatih dari 33 cabang olahraga. Pemusatan latihan dilakukan di salah satu hotel di Purwokerto untuk memperkuat kesiapan teknik, fisik, dan mental atlet.

Sementara itu, delapan cabang olahraga menjalani pemusatan latihan di luar kota. Selain menyesuaikan dengan kebutuhan fasilitas latihan, kebijakan tersebut dilakukan karena venue pertandingan berada di luar Banyumas sehingga atlet dapat beradaptasi lebih awal dengan lokasi pertandingan.

Meski optimistis mengejar posisi lima besar, KONI Banyumas masih menghadapi persoalan keterbatasan fasilitas olahraga. Arie menilai keberadaan venue yang memenuhi standar sangat penting untuk mendukung pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet.

Ia mencontohkan cabang olahraga senam atau gymnastic yang masih membutuhkan fasilitas latihan yang lebih memadai. Menurutnya, kemampuan atlet dan kualitas pelatih perlu ditopang sarana olahraga yang representatif agar proses pembinaan berjalan optimal.

“Saya harap ada perhatian ke depan dari pihak terkait untuk venue-venue olahraga guna meningkatkan prestasi. Kami juga berharap adanya dukungan dari para pengusaha lokal di Banyumas,” katanya.

Arie menyebut fasilitas olahraga menembak yang kini telah memenuhi standar sebagai salah satu contoh bahwa dukungan sarana dapat berdampak terhadap pembinaan dan prestasi atlet.

Karena itu, KONI Banyumas berharap sinergi pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat. Dukungan tersebut dinilai penting tidak hanya untuk mengejar target Porprov 2026, tetapi juga memastikan pembinaan atlet Banyumas berlangsung secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....