Gelar Coaching Clinic 2026, PERBASASI Banyumas Siapkan Atlet Kelas Nasion
- 29 Agt 2026 16:41 WIB
- Purwokerto
RRI. CO. ID , Banyumas– Prestasi lahir bukan hanya dari sengitnya kompetisi di lapangan, melainkan dari fondasi ilmu kepelatihan yang kokoh. Semangat inilah yang melandasi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PERBASASI) kabupaten Banyumas menggelar Coaching Clinic Softball 2026 di Gedung Prof. Baedhowi dan Lapangan Mas Mansoer UMP, Sabtu (29/8/2026).
Langkah strategis ini menyasar para pelatih, guru olahraga, dan tenaga teknis demi mencetak regenerasi atlet softball Banyumas yang mampu bersaing di level nasional. KONI Banyumas menyambut hangat inisiatif ini.
Mewakili Ketua Umum KONI Banyumas Arie Suprapto, Ketua Bidang Humas Media Yoga Sugama, SE, menyebut coaching clinic sebagai investasi jangka panjang. "Potensi atlet Banyumas sangat besar, namun harus dibarengi metodologi kepelatihan yang benar, modern, dan berstandar. Peningkatan kualitas pelatih lokal adalah kunci agar pembinaan kita mandiri dan berkelanjutan," tegas Yoga.
Sejak aktif kembali pada 2019, PERBASASI Banyumas di bawah kepemimpinan Dr. Untung Gunarto, terus mematangkan agenda pembinaan. Melalui Ketua Panitia Dewa Ngakan Putu Satria Wibawa, SE, PERBASASI Banyumas menargetkan perluasan basis pemain di tingkat SMP dan SMA se-Karesidenan Banyumas untuk menghadapi ajang Porprov hingga Kejurnas mendatang.
Guna memastikan materi berstandar tinggi, PERBASASI memboyong Verry Kasyoga mantan atlet nasional peraih medali perak SEA Games 2011 sekaligus eks pelatih timnas baseball putri Indonesia.
Karier Verry Kasuogo Atlet Mohicans (2005), Timnas Indonesia (Medali Perak SEA Games 2011), PelatihTimnas Baseball Putri Indonesia (Kejuaraan Asia), Sebagai pelatih daerah ia fokus pemerataan kualitas kepelatihan dan regenerasi atlet daerah.
Dalam pemaparannya, Verry menekankan pentingnya memecah konsentrasi pembinaan agar tidak hanya berpusat di kota-kota besar. "Harus ada peningkatan dari setiap daerah supaya muncul bibit-bibit baru di Indonesia. Transfer ilmu ini harus terus bergerak ke berbagai wilayah," ujar Verry.
Bagi Banyumas, agenda ini lebih dari sekadar pelatihan sehari. Ini adalah langkah awal merajut mimpi—sebab di lapangan medali diperebutkan, namun fondasi kemenangan dibentuk jauh sebelum peluit pertama dibunyikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....