Perkuat Pembinaan Atlet Disabilitas, NPCI Banyumas Minta Dukungan DPRD
- 01 Jul 2026 13:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Banyumas mendorong adanya dukungan anggaran untuk pembinaan atlet disabilitas menjelang pelaksanaan Peparpeda dan Peparprov 2026. Hal itu disampaikan dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Banyumas, Senin (29/6/2026).
Ketua NPCI Kabupaten Banyumas, Suwondo, mengatakan Peparpeda dan Peparprov merupakan ajang olahraga terbesar bagi atlet penyandang disabilitas di tingkat provinsi. Selain menjadi arena kompetisi, kedua ajang tersebut juga berfungsi sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial menuju tingkat nasional.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan DPRD sangat dibutuhkan agar pembinaan atlet dapat berjalan optimal, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi NPCI Banyumas.
"Sejak dilantik pada September 2022, kami telah melakukan sosialisasi, pembinaan atlet, dan mengikuti berbagai kejuaraan. Saat ini NPCI Banyumas memiliki sekitar 60 hingga 80 atlet yang aktif berlatih. Namun kami masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan peralatan dan biaya untuk mengikuti Peparpeda dan Peparprov," ujarnya.
Meski memiliki keterbatasan, Suwondo menyebut NPCI Banyumas berhasil melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Di antaranya perenang Lutfi Afandi dan sprinter Sapto Yogo Purnomo yang telah meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk tampil di ajang Paralimpiade.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas, Rachmat Imanda, mengatakan anggaran hibah untuk sejumlah organisasi, termasuk NPCI Banyumas, mengalami pengurangan sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran. Kendati demikian, DPRD tetap berkomitmen memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet penyandang disabilitas yang telah mengharumkan nama Banyumas di berbagai kejuaraan.
"Saat ini anggaran untuk NPCI Banyumas memang sangat terbatas. Kami akan berkoordinasi dengan Dinporabudpar agar dukungan anggaran dapat diupayakan melalui APBD Perubahan sesuai mekanisme yang berlaku," tuturnya.
Imanda menilai dukungan tersebut penting karena NPCI Banyumas tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi Peparpeda dan Peparprov 2026. Menurutnya, kedua ajang itu bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk mencetak atlet disabilitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami memahami kebutuhan pembinaan atlet disabilitas dan pentingnya pelaksanaan Peparpeda maupun Peparprov. Karena itu kami akan berupaya agar dukungan anggaran dapat dialokasikan sesuai kemampuan keuangan daerah," ujarnya.
Hal senada disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Banyumas, Dodet Suryondaru. Ia berharap sinergi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Dinporabudpar, dan NPCI Banyumas terus diperkuat agar program pembinaan atlet disabilitas dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....