Hadapi POPDA Jateng 2026, Banyumas Gelar Seleksi Atlet Tinju

  • 06 Agt 2026 21:11 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah, Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga Tinju Kabupaten Banyumas mulai menyeleksi atlet tinju terbaik. Pelatih Cabor Tinju Banyumas, Clemen Kahewa Marak menyampaikan bahwa dari 26 kelas yang dipertandingkan pada POPDA Jawa Tengah, Banyumas hanya akan mengirimkan sekitar 10 kelas, baik putra maupun putri.

Keputusan tersebut diambil karena adanya keterbatasan anggaran dari pemerintah daerah, sehingga tidak seluruh kelas dapat diberangkatkan.

“Memang sekarang dari Pemda dan juga Dinporabudpar keterbatasan anggaran. Jadi dari 26 kelas yang akan diseleksi itu nanti kita cuma kirimkan sekitar 10 kelas. 10 kelas antara putra dan putri ya, tergantung dari hasil seleksi ini. Nanti di situ dari 10 kelas itu nggak semua dibiayai sama Dinpora, nanti ada yang mandiri,” ujarnya.

Seleksi atlet dilakukan melalui sesi sparing yang diikuti lima hingga enam sasana tinju di Banyumas. Dari hasil tersebut, tim pelatih akan memilih petinju yang dinilai memiliki peluang terbesar meraih medali pada POPDA Jawa Tengah. Meski demikian, Clemen mengakui tantangan akan muncul ketika atlet dari berbagai sasana yang memiliki pola latihan berbeda harus disatukan dalam satu tim untuk menjalani pembinaan bersama di bawah naungan Pertina Banyumas.

Clemen menambahkan bahwa target utama adalah membawa pulang medali dari setiap kelas yang diberangkatkan. Namun, ia menilai peluang tersebut tetap bergantung pada kesiapan atlet dan dinamika pertandingan, mengingat olahraga tinju memiliki banyak faktor yang sulit diprediksi.

“Target sih pasti atlet-atlet dari 10 kelas itu kami berharap semua pulang membawa medali.Tapi kembali lagi tadi dengan kesiapan, karena ini memang olahraga tinju tidak terukur ya. Kita tidak tahu kekuatan mana, justru yang kita tidak prediksi nanti bisa membawa medali,” ujarnya.

Seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di ajang POPDA Jawa Tengah. Dengan proses penilaian yang berfokus pada kemampuan dan potensi meraih prestasi, atlet yang terpilih diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik saat menghadapi lawan dari berbagai daerah.

Meski jumlah kelas yang diberangkatkan terbatas, persiapan tetap dilakukan secara maksimal agar peluang meraih medali tetap terbuka. Keberhasilan nantinya akan sangat ditentukan oleh kesiapan atlet, kerja keras selama masa pembinaan, serta kemampuan mereka beradaptasi dan tampil optimal saat pertandingan berlangsung. (Aisyananda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....