81 Atlet dan Pelatih Kabupaten Tegal Dikukuhkan untuk Porprov Jateng 2026

  • 13 Jun 2026 13:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal – Sebanyak 81 anggota kontingen Kabupaten Tegal yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman. Prosesi pengukuhan berlangsung di Gedung Dadali, Kompleks Pemerintah Kabupaten Tegal, Jumat, 12 Juni 2026.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal sekaligus penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tegal dalam mempersiapkan atlet terbaik daerah untuk menghadapi pesta olahraga terbesar tingkat provinsi di Jawa Tengah yang akan digelar di kawasan Semarang Raya pada Oktober 2026 mendatang.

Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, menjelaskan bahwa total kontingen yang dikukuhkan berjumlah 81 orang yang terdiri dari 61 atlet dan 20 pelatih dari 16 cabang olahraga yang telah memenuhi persyaratan untuk mewakili Kabupaten Tegal di ajang Porprov XVII.

Menurutnya, pengukuhan ini bukan hanya seremonial semata, melainkan menjadi titik awal pelaksanaan program pembinaan yang telah disiapkan KONI Kabupaten Tegal untuk meningkatkan performa atlet dan pelatih menjelang pertandingan.

"Kami berharap setelah pengukuhan ini, program pembinaan yang berjalan mulai Juli hingga September dapat menghasilkan prestasi yang mampu mengubah citra olahraga Kabupaten Tegal menjadi lebih baik. Semua persiapan diarahkan agar para atlet mampu tampil maksimal saat Porprov berlangsung pada Oktober mendatang," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap atlet dan pelatih, KONI Kabupaten Tegal telah menyiapkan sejumlah program strategis. Salah satunya adalah pemberian uang vitamin atau dukungan nutrisi latihan yang akan diberikan setiap bulan selama masa Training Center (TC) berlangsung dari Juli hingga September 2026.

Dana tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet dan pelatih yang telah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai anggota kontingen resmi Kabupaten Tegal.

Selain itu, KONI Kabupaten Tegal juga memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh atlet dan pelatih yang tergabung dalam kontingen Porprov. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman selama menjalani proses latihan maupun saat bertanding.

Tidak hanya perlindungan ketenagakerjaan, KONI juga menjalin kerja sama dengan penyedia layanan kesehatan berlisensi, MCO, guna memberikan fasilitas layanan kesehatan bagi atlet dan pelatih.

Melalui kerja sama tersebut, para atlet dan pelatih yang mengalami gangguan kesehatan selama masa persiapan dapat memperoleh pelayanan medis secara gratis di klinik yang telah ditunjuk.

Bambang menilai dukungan dari berbagai aspek, mulai dari nutrisi, perlindungan sosial hingga layanan kesehatan, diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan kedisiplinan atlet maupun pelatih dalam menjalani program latihan.

"Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi spirit tambahan bagi atlet dan pelatih untuk lebih disiplin menjalani program pembinaan sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Tegal," katanya.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa pengukuhan kontingen Porprov XVII Jawa Tengah merupakan momentum penting bagi kebangkitan olahraga Kabupaten Tegal.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk peneguhan tekad, komitmen, dan semangat seluruh insan olahraga Kabupaten Tegal dalam mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

"Hari ini merupakan momentum yang sangat penting bagi olahraga Kabupaten Tegal. Pengukuhan ini bukan hanya seremoni, tetapi peneguhan tekad dan komitmen seluruh keluarga besar olahraga Kabupaten Tegal untuk berjuang meraih prestasi terbaik pada Porprov XVII Jawa Tengah tahun 2026," ujar Ischak.

Ia menjelaskan bahwa Porprov merupakan ajang yang mencerminkan hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Karena itu, keberangkatan kontingen Kabupaten Tegal menuju Semarang Raya membawa harapan besar dari masyarakat Kabupaten Tegal.

Dalam kesempatan tersebut, Ischak juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan hasil Porprov sebelumnya sebagai bahan evaluasi bersama. Pada Porprov XVI yang digelar di Pati Raya, Kabupaten Tegal berada di peringkat ke-35 dari 35 kabupaten/kota peserta dengan perolehan satu medali emas, satu medali perak, dan delapan medali perunggu.

Menurutnya, capaian tersebut tidak perlu disesali, tetapi harus dijadikan motivasi untuk bangkit dan melakukan perbaikan secara menyeluruh.

"Kita tidak boleh terjebak pada hasil masa lalu. Prestasi olahraga tidak ditentukan oleh catatan sebelumnya, tetapi oleh kesungguhan dalam mempersiapkan masa depan. Karena itu, Porprov 2026 harus menjadi momentum kebangkitan olahraga Kabupaten Tegal," tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin para atlet terbebani dengan target yang berlebihan. Yang terpenting, seluruh atlet mampu mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimiliki serta bertanding dengan penuh semangat, sportivitas, dan rasa percaya diri.

Ia meyakini bahwa berbagai proses pembinaan, latihan intensif, serta persiapan yang telah dilakukan selama ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi Kabupaten Tegal di ajang Porprov mendatang.

"Kita datang ke Semarang Raya bukan sekadar menjadi peserta. Kita datang dengan tekad untuk menunjukkan bahwa Kabupaten Tegal mampu bersaing, mampu berkembang, dan mampu meraih prestasi yang membanggakan. Posisi pada Porprov sebelumnya harus menjadi energi untuk bangkit. Sejarah memang tidak bisa diubah, tetapi masa depan prestasi olahraga Kabupaten Tegal masih sangat terbuka untuk diperjuangkan bersama," tutrnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....