UMP Dorong Pengembangan Rugby di Banyumas
- 01 Mei 2026 10:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pengembangan cabang olahraga rugby mulai mendapat perhatian serius di Banyumas melalui kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Rugby Jawa Tengah. Inisiatif ini diwujudkan lewat kegiatan sosialisasi dan coaching clinic yang digelar di Lapangan Mas Mansyur, Kampus I UMP.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan rugby kepada kalangan akademisi, khususnya mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) UMP, sekaligus membuka peluang pembinaan atlet berbasis kampus.
Ketua Program Studi IKOR UMP, Assoc. Prof. Dr. Yudha Febrianta, S.Pd. Jas., M.Or., dalam sambutannya menegaskan pentingnya mahasiswa olahraga untuk adaptif terhadap perkembangan cabang olahraga baru yang memiliki prospek prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Mahasiswa tidak hanya harus menguasai cabang olahraga populer, tetapi juga perlu memahami olahraga yang sedang berkembang seperti rugby, yang memiliki peluang besar dalam pembinaan prestasi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (1/5/2026).
Perwakilan Pengprov Rugby Jawa Tengah, Rahmat, menjelaskan bahwa Jawa Tengah tengah melakukan ekspansi pembinaan atlet di berbagai daerah, dengan Banyumas menjadi salah satu wilayah strategis.
Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menciptakan atlet yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas secara taktik.
“Lingkungan kampus seperti UMP memiliki potensi besar karena didukung fasilitas, disiplin akademik, dan pendekatan sport science yang kuat,” katanya.
Ia juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk meniti jalur prestasi, mulai dari tingkat daerah hingga berkesempatan mewakili Jawa Tengah di ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dalam sesi teknis, Coach Wanda, pelatih rugby putri Banyumas, menekankan bahwa rugby bukan sekadar olahraga fisik, tetapi juga sarat nilai kerja sama tim, strategi, dan kedisiplinan. Ia juga menyebut rugby sebagai olahraga inklusif yang dapat dimainkan berbagai kalangan, termasuk perempuan, dengan standar keamanan yang telah teruji.
“Rugby mengajarkan kerja sama, keberanian, dan disiplin. Dengan teknik yang benar, olahraga ini aman dan sangat potensial untuk dikembangkan,” ucapnya.
Kegiatan semakin menarik dengan demonstrasi langsung dari atlet putra Banyumas yang memperagakan teknik dasar seperti passing bola oval, agility, serta line-out. Mahasiswa yang hadir juga diajak berpartisipasi dalam sesi praktik singkat untuk merasakan langsung dinamika permainan rugby yang cepat dan membutuhkan koordinasi tinggi.
Melalui kegiatan ini, UMP dan Pengprov Rugby Jawa Tengah berharap dapat mendorong terbentuknya unit kegiatan mahasiswa (UKM) rugby di lingkungan kampus. Selain itu, rugby juga berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran berbasis praktik dalam kurikulum IKOR.
Sinergi antara akademisi, praktisi, dan organisasi olahraga ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru dari Banyumas yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki kompetensi sebagai pelatih dan wasit profesional.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran UMP sebagai kampus yang aktif mendukung pengembangan olahraga berbasis ilmu pengetahuan, serta berkontribusi dalam mencetak generasi atlet unggul untuk Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....