Peparpenas, Atlet Banyumas Sumbang 7 Medali untuk Jateng
- 11 Nov 2025 20:52 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Atlet difabel asal Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Banyumas berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Tahun 2025.
Dalam kejuaraan yang berlangsung di Jakarta pada 1–10 November 2025 itu, mereka menyumbangkan tujuh medali untuk kontingen Jawa Tengah, terdiri atas satu emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Ketua NPCI Banyumas, Suwondo, menjelaskan bahwa medali tersebut diraih oleh empat atlet asal Banyumas yang memperkuat kontingen Jateng. Tiga di antaranya berhasil membawa pulang medali, sementara satu atlet lainnya belum beruntung.
“Alhamdulillah, atlet-atlet asal Banyumas tidak hanya membawa medali, tetapi juga mencatatkan peningkatan waktu dan performa,” ujar Suwondo.
Baca juga: Empat Atlet Difabel Banyumas Perkuat Jateng di Peparpenas
Dari cabang para atletik, Najib Abdul Rohman (SMA Negeri 4 Purwokerto) meraih tiga medali. Ia memperoleh emas pada nomor lari 100 meter T47 dengan catatan waktu 12,06 detik, perak di nomor 200 meter T47 (24,89 detik), serta perunggu di nomor 400 meter T47 (58,44 detik).
Sementara itu, dari cabang para bulu tangkis, Naufal Al Farizi menyumbang dua medali perak masing-masing dari nomor beregu putra dan ganda putra, serta satu perunggu dari nomor tunggal putra SL3.
Medali perunggu lainnya disumbangkan oleh Julungwangi Tri Pradika (SMA Muhammadiyah Sokaraja) dari cabang para tenis meja. Adapun Dede Saefudin yang turun di cabang para renang belum berhasil meraih medali.
Suwondo menegaskan, hasil tersebut menjadi bukti bahwa atlet difabel Banyumas mampu bersaing di tingkat nasional. Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi.
Baca juga: 32 Atlet Disabilitas Banyumas Dilepas ke Kejurprov Jateng
Peraih emas Najib Abdul Rohman mengaku bersyukur atas hasil yang dicapainya. Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan dukungan banyak pihak, mulai dari pengurus NPCI, pelatih, keluarga, hingga rekan-rekan.
“Saya bangga bisa membawa nama daerah dan sekolah ke ajang nasional,” tuturnya.
Najib bertekad terus meningkatkan kemampuan agar dapat tampil lebih baik di level yang lebih tinggi, seperti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) maupun ajang internasional.
“Saya juga ingin menginspirasi teman-teman lain untuk tidak menyerah dan terus berjuang mengejar impian,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....