Dari Resep Ibu di Malaysia, Hadir Ayam Bakar ala Mail yang Menggugah Selera

  • 07 Agt 2026 16:15 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Perkembangan media sosial telah membuka peluang besar bagi pelaku usaha kuliner untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Salah satu usaha yang berhasil memanfaatkan peluang tersebut adalah Sego Kepak PWT. Kuliner yang menawarkan ayam bakar bercita rasa khas Malaysia dengan harga mulai 8.500, tentunya sangat terjangkau.

Pemilik usaha Alwi Ma'aruf (27) asal Cilacap menjelaskan bahwa usaha ini mulai berdiri sejak November 2025. Lokasinya berada di Jl. Raga Semangsang No. 5-7, Sokanegara, Purwokerto Timur, Banyumas. Letaknya cukup strategis, hanya sekitar 500 meter atau 2 menit berkendara dari Alun-Alun Purwokerto, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat maupun wisatawan yang berada di pusat kota.

Awal mula berdirinya Sego Kepak PWT ternyata tidak direncanakan. Alwi mengungkapkan bahwa ide usaha ini muncul secara spontan setelah mendapatkan resep ayam bakar dari sang ibu yang telah lama bekerja di Malaysia. Resep tersebut kemudian dibawa ke Purwokerto karena melihat potensi pasar yang target mereka didominasi mahasiswa dan karyawan.

"Ini sebenarnya tidak disengaja. Tadinya kita tuh usahanya bukan ini, lalu Ibu saya memberikan resep yang asli dari Malaysia, akhirnya kita coba buat jualan," ujar Alwi saat ditemui RRI, Jum'at (7/8/2026).

Keunikan Sego Kepak PWT terletak pada cita rasa ayam bakarnya yang berasal dari resep asli Malaysia. Menurut Alwi, usahanya dikenal sebagai Ayam Mail, dikarenakan merujuk pada salah satu karakter di serial animasi Upin & Ipin dan menjadi produk pertama dengan konsep tersebut di Purwokerto. Bahkan, menariknya mahasiswa asal Malaysia yang pernah mencicipinya mengakui cita rasanya sangat mirip dengan yang ada di negara asal mereka.

Dalam memasarkan produknya, Sego Kepak PWT memanfaatkan media sosial sebagai strategi utama. Alwi menjelaskan, "Kalau strategi promosinya sendiri, kita lewat platfrom konten TikTok." Dalam TikTok @sego.kepak.pwt sendiri videonya tembus FYP dengan jumlah viewers 2,7 Juta. Ia juga mengaku tidak menyangka banyak influencer kuliner Purwokerto yang datang untuk mengulas produknya tanpa dibayar.

"Alhamdulillahnya influencer Purwokerto luar biasa, banyak yang review ke sini sendiri tanpa kita membayar," ucapnya.

Yang di mana hal ini membuat usaha yang baru dirintis cepat dikenal masyarakat luas. Di balik keberhasilan tersebut, terdapat tantangan yang harus dihadapi. Ketika Sego Kepak PWT mulai viral, jumlah pembeli meningkat drastis sehingga proses produksi belum mampu mengimbangi permintaan, dikarenakan usaha yang dilakukan hanya berdua.

"Ketika di Purwokerto udah viral itu kitanya harus benar-benar siap. Dulu waktu awal viral itu belum siap banget, jadi banyak yang nggak kebagian. Selain itu, proses pembakaran ayam yang membutuhkan waktu cukup lama juga membuat sebagian pelanggan enggan menunggu," jelasnya.

Saat ini Sego Kepak PWT masih dikelola secara sederhana dengan bantuan satu orang karyawan. Pemilik juga menerima pesanan melalui WhatsApp mereka dan menyediakan layanan antar untuk sekitar purwokerto dengan minimal order dua pesanan dan satu pesanan untuk sekitar Alun-alun Purwokerto. Ke depannya Alwi memiliki harapan agar usahanya semakin berkembang.

"Kita pengennya bisa makan di tempat langsung tidak dibungkus, target terdekat ya harus warung yang lebih besar, pelanggan akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik jika dapat menikmati ayam bakar selagi masih hangat di lokasi langsung,” lanjutnya.

Keberhasilan Sego Kepak PWT didukung oleh perpaduan antara resep autentik, harga yang terjangkau, terutama pemanfaatan media sosial dengan dukungan dari reviewer kuliner purwokerto. Dengan kemampuan beradaptasi terhadap permintaan pasar dan letaknya yang sangat strategis di area Alun-alun Purwokerto berhasil menarik konsumen lokal dan wisatawan. (Fattah Zakaria)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....