Vitamin C Penting untuk Tumbuh Kembang Anak, Penuhi dari Makanan Bergizi
- 16 Sep 2026 21:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, PURWOKERTO — Vitamin C merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan anak selama masa pertumbuhan. Asupan vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu penyerapan zat besi, serta menjaga kesehatan berbagai jaringan tubuh.
Mengutip artikel dari laman resmi klikdokter.com yang terbit 14 September 2026, tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri. Karena itu, kebutuhan vitamin C perlu diperoleh melalui makanan, sementara suplemen dapat menjadi pilihan pada kondisi tertentu.
Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang dibutuhkan untuk menjaga jaringan ikat, kulit, pembuluh darah, dan tulang. Nutrisi ini juga mendukung proses penyembuhan luka. Selain itu, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan membantu penyerapan zat besi non-heme yang banyak ditemukan dalam makanan nabati.
Kebutuhan Berbeda Sesuai Usia
Kebutuhan vitamin C anak berbeda berdasarkan kelompok usia. Mengacu pada data National Institutes of Health atau NIH yang dikutip KlikDokter, kebutuhan harian vitamin C yaitu 40 miligram untuk bayi usia 0 hingga 6 bulan dan 50 miligram untuk usia 7 hingga 12 bulan.
Anak usia 1 hingga 3 tahun membutuhkan sekitar 15 miligram per hari, sedangkan usia 4 hingga 8 tahun sekitar 25 miligram. Untuk anak usia 9 hingga 13 tahun, kebutuhan hariannya sekitar 45 miligram.
Sementara remaja usia 14 hingga 18 tahun membutuhkan 75 miligram per hari untuk laki-laki dan 65 miligram untuk perempuan. Angka tersebut merupakan kebutuhan vitamin C dari seluruh sumber makanan dan minuman, bukan berarti jumlah tersebut harus diberikan dalam bentuk suplemen.
Buah dan Sayuran Jadi Sumber Utama
Kebutuhan vitamin C anak pada umumnya dapat dipenuhi melalui pola makan yang beragam dan bergizi seimbang. Sejumlah buah dan sayuran yang mengandung vitamin C antara lain jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, paprika merah, pepaya, dan tomat.
Dalam artikel tersebut disebutkan, satu buah jeruk ukuran sedang mengandung sekitar 70 miligram vitamin C. Sementara kiwi mengandung sekitar 64 miligram per buah, stroberi sekitar 49 miligram per setengah cangkir, dan brokoli matang sekitar 51 miligram per setengah cangkir. Paprika merah bahkan mengandung sekitar 95 miligram per setengah cangkir.
Vitamin C termasuk vitamin yang larut dalam air dan sensitif terhadap panas. Karena itu, penyimpanan terlalu lama maupun proses pemasakan dapat mengurangi kandungannya.
Pengolahan makanan dalam waktu singkat atau konsumsi buah dan sayuran dalam kondisi segar dapat membantu mempertahankan lebih banyak vitamin C.
Tidak Selalu Membutuhkan Suplemen
Anak yang mengonsumsi makanan beragam serta mendapatkan buah dan sayuran secara rutin umumnya dapat memenuhi kebutuhan vitamin C melalui makanan. Suplemen vitamin C dapat dipertimbangkan dalam kondisi tertentu, tetapi penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.
Artikel tersebut juga mengingatkan, pemberian vitamin C dalam jumlah berlebihan bukan berarti memberikan manfaat yang lebih besar bagi anak. Batas atas asupan vitamin C untuk anak usia 1 hingga 3 tahun adalah 400 miligram per hari. Untuk usia 4 hingga 8 tahun sebesar 650 miligram, usia 9 hingga 13 tahun sebesar 1.200 miligram, dan usia 14 hingga 18 tahun sebesar 1.800 miligram per hari.
Asupan vitamin C yang berlebihan dapat menimbulkan keluhan seperti diare, mual, dan kram perut. Karena itu, pemenuhan vitamin C bagi anak sebaiknya tetap mengutamakan makanan bergizi seimbang. Suplemen bukan pengganti pola makan, melainkan dapat menjadi tambahan apabila terdapat kebutuhan tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....