Kopi Sachet Setiap Hari, Amankah? Kenali Kandungan dan Risikonya
- 16 Sep 2026 21:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, PURWOKERTO — Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak masyarakat Indonesia. Secangkir kopi kerap menjadi pilihan untuk menemani aktivitas pada pagi hari maupun saat bekerja dan berkumpul bersama teman. Di antara berbagai jenis kopi yang tersedia, kopi sachet menjadi salah satu pilihan karena praktis, mudah diseduh, dan memiliki beragam varian rasa.
Namun, muncul pertanyaan, apakah mengonsumsi kopi sachet setiap hari aman bagi kesehatan?
Mengutip artikel yang dimuat di laman Daya.id, keamanan konsumsi kopi sachet bergantung pada jumlah yang dikonsumsi serta kandungan dalam produk tersebut. Tidak semua kopi sachet berbahaya. Namun, konsumsi setiap hari dalam jumlah berlebihan, terutama produk yang mengandung gula dan krimer cukup tinggi, dapat meningkatkan sejumlah risiko kesehatan.
Daya.id menjelaskan, sebagian besar kopi sachet tidak hanya terdiri dari bubuk kopi. Produk kopi instan, khususnya jenis 3-in-1, umumnya mengandung gula, krimer nabati, perisa, penstabil, dan terkadang pemanis tambahan.
Kandungan gula dalam satu sachet dapat mencapai sekitar 10 hingga 20 gram, tergantung merek dan ukuran sajian. Jika dikonsumsi dua hingga tiga sachet setiap hari, jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh tentu akan semakin besar.
Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan konsumsi gula bebas dibatasi kurang dari 10 persen dari total asupan energi harian. Pembatasan hingga di bawah 5 persen disebut dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari kebiasaan mengonsumsi kopi sachet adalah kandungan gulanya. Asupan gula berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berat badan berlebih, diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung, serta perlemakan hati.
Selain gula, kandungan krimer juga dapat menambah jumlah kalori. Jika dikonsumsi secara rutin tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, kelebihan kalori dapat menyebabkan berat badan meningkat.
Daya.id menyebut, satu sachet kopi dapat mengandung sekitar 80 hingga 150 kalori. Jika dikonsumsi dua kali sehari dan tidak diimbangi dengan pengeluaran energi yang cukup, tambahan kalori tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan.
Konsumsi kopi pada sore atau malam hari dapat membuat sebagian orang mengalami kesulitan tidur, kualitas tidur menurun, atau lebih sering terbangun pada malam hari. Kurang tidur dalam jangka panjang juga dapat berdampak terhadap konsentrasi, suasana hati, serta kesehatan metabolisme.
Pada individu yang sensitif terhadap kafein, konsumsi kopi juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara, jantung berdebar, maupun rasa gelisah. Karena itu, orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, termasuk hipertensi atau penyakit kardiovaskular, perlu memperhatikan jumlah konsumsi kafein dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai batas yang sesuai.
Kopi juga perlu diperhatikan oleh orang yang memiliki masalah pada lambung. Menurut Daya.id, konsumsi kopi pada sebagian orang yang mengalami maag, gastritis, maupun refluks asam lambung atau GERD dapat memperburuk keluhan.
Gejala yang mungkin muncul antara lain nyeri ulu hati, mual, atau sensasi terbakar di dada. Mengonsumsi kopi dalam kondisi perut kosong juga dapat memperparah keluhan pada sebagian orang.
Selain itu, konsumsi kafein secara rutin dapat membuat tubuh beradaptasi. Ketika konsumsi kopi dihentikan secara tiba-tiba, sebagian orang dapat mengalami gejala seperti sakit kepala, mengantuk, sulit berkonsentrasi, mudah marah, hingga kelelahan. Gejala tersebut umumnya bersifat sementara dan dapat berkaitan dengan penghentian konsumsi kafein secara mendadak.
Kopi sachet pada dasarnya tidak harus dihindari sepenuhnya. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah konsumsi serta kandungan produk yang dipilih. Membaca label informasi nilai gizi pada kemasan dapat membantu mengetahui jumlah gula, kalori, dan kandungan lainnya dalam setiap sajian.
Konsumen juga dapat mempertimbangkan kopi tanpa atau rendah gula, serta menghindari konsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu tidur. Dengan memperhatikan jumlah dan kandungan produk, kebiasaan menikmati kopi dapat tetap dilakukan tanpa mengabaikan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....