Dokter Bagikan Tips Menjaga Kesehatan di Puncak Musim Kemarau

  • 22 Jul 2026 17:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Masyarakat diimbau lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama puncak musim kemarau. Cuaca panas, kelembapan udara yang menurun, serta meningkatnya paparan debu berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Hal tersebut disampaikan dr. Choirul Mufied saat menjawab pertanyaan pendengar dalam acara Dialog Kesehatan Pro 1 RRI Purwokerto beberapa waktu lalu. Menurut dr. Mufied, salah satu hal terpenting yang harus dilakukan masyarakat adalah memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kondisi cuaca yang panas membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan melalui keringat sehingga risiko dehidrasi meningkat.

"Jangan menunggu haus untuk minum. Biasakan mencukupi kebutuhan air putih setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik," katanya.

Selain itu, dr. Mufied mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas berat di luar ruangan pada siang hari ketika suhu udara sedang tinggi. Apabila harus beraktivitas di luar, penggunaan topi, payung, atau pakaian yang nyaman dapat membantu mengurangi paparan panas matahari secara langsung.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak buah dan sayuran, serta mencukupi waktu istirahat untuk menjaga daya tahan tubuh. Menurutnya, sistem imun yang baik akan membantu tubuh lebih siap menghadapi perubahan cuaca selama musim kemarau.

Di sisi lain, udara yang lebih kering dan banyaknya debu juga dapat memicu gangguan saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, maupun penderita asma dan alergi. Karena itu, masyarakat disarankan menggunakan masker saat berada di lingkungan yang berdebu dan menjaga kebersihan rumah agar kualitas udara tetap baik.

"Apabila muncul keluhan seperti demam tinggi, sesak napas, batuk berkepanjangan, atau tanda-tanda dehidrasi seperti lemas dan pusing, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan sedini mungkin," ujarnya.

dr. Mufied berharap masyarakat tidak menganggap remeh dampak musim kemarau terhadap kesehatan. Menurutnya, langkah-langkah sederhana seperti cukup minum, menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan menghindari paparan panas berlebihan dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....