Donor Darah Rutin Efektif Jaga Kesehatan Jantung hingga Cegah Diabetes

  • 17 Jun 2026 08:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Donor darah tidak hanya menjadi aksi kemanusiaan yang mulia untuk menyelamatkan nyawa sesama, tetapi juga menyimpan segudang manfaat medis bagi sang pendonor. Rutin mendonorkan darah terbukti secara klinis mampu menjaga kestabilan fungsi organ tubuh dan menjauhkan dari risiko penyakit kronis.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Purbalingga, dr. Mey Dian Intan Sari menjelaskan bahwa sirkulasi darah yang diperbarui melalui donor berkala akan merangsang tubuh memproduksi sel darah baru secara optimal. Proses regenerasi ini menjadi kunci utama tubuh yang lebih bugar.

"Bagi masyarakat yang memiliki kecenderungan darah kental, donor darah secara rutin sangat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Darah yang terlalu kental memicu gesekan kuat pada dinding pembuluh darah, yang lambat laun bisa merusak sirkulasi jantung," ujar dr. Mey Dian.

Selain menjaga performa jantung, dr. Mey Dian memaparkan beberapa manfaat klinis penting lainnya dari berdonor darah secara rutin:

1. Menyeimbangkan Kadar Zat Besi dan Cegah Kanker

Zat besi memang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah, namun penumpukan zat besi yang berlebihan di dalam pembuluh darah, liver, dan jantung justru memicu bahaya. Kadar besi yang terlalu tinggi dapat mengundang radikal bebas yang meningkatkan risiko kanker serta memicu penyakit perlemakan hati. Donor darah menjadi metode alami untuk membuang kelebihan zat besi tersebut agar tetap stabil.

2. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Tingginya kadar besi di dalam tubuh juga berkaitan erat dengan risiko resistensi insulin, yang merupakan faktor utama pemicu diabetes tipe 2. Dengan mendonorkan darah, sensitivitas insulin dapat terjaga dengan lebih baik.

3. Mengontrol Kolesterol dan Tekanan Darah

Sejumlah studi medis menunjukkan bahwa aktivitas donor darah secara berkala sangat efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tidak hanya itu, donor darah juga membantu tubuh mengontrol dan menurunkan kadar kolesterol jahat serta trigliserida dalam darah.

4. Skrining Kesehatan dan Penyakit Menular Gratis

Setiap warga yang datang untuk mendonorkan darahnya keuntungan tambahannya adalah mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, mulai dari pengecekan berat badan, suhu tubuh, hingga tekanan darah.

Lebih dari itu, UDD PMI juga melakukan uji saring ketat terhadap infeksi penyakit menular pada darah yang didonorkan, seperti HIV dan Hepatitis. Jika ditemukan indikasi klinis, pihak PMI akan segera menghubungi pendonor secara privat untuk penanganan lebih lanjut.

5. Membantu Penurunan Berat Badan dan Kesehatan Mental

Bagi masyarakat yang sedang menjalani program diet, donor darah berkala yang dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan olahraga terbukti mempercepat penurunan berat badan. Secara psikologis, mengetahui bahwa setetes darah yang diberikan dapat menyelamatkan hidup orang lain juga memicu hormon kebahagiaan dan memberikan ketenangan mental.

Guna mendapatkan seluruh manfaat kesehatan tersebut, dr. Mey Dian Intan Sari mengimbau masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup yang konsisten. Waktu jeda donor yang direkomendasikan adalah setiap tiga bulan sekali untuk pria, dan setiap empat bulan sekali untuk wanita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....