Asupan Makronutrisi setelah Olahraga: Kunci Pulih Lebih Cepat dan Bentuk Otot

  • 11 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Makrogizi adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. Jenis makronutrisi pun ada beberapa macam, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan air. Makrogizi sangat penting bagi keberlangsungan fungsi tubuh sehari-hari, baik untuk aktivitas ringan maupun berat. Tanpa asupan makrogizi yang cukup, tubuh akan mengalami kelelahan, lemas, bahkan gangguan metabolisme.

Makrogizi juga berperan penting ketika Anda melakukan olahraga. Saat tubuh melakukan aktivitas fisik yang intens, seperti olahraga, maka terjadi peningkatan kebutuhan energi dan pemulihan jaringan. Oleh karena itu, mencukupi asupan makrogizi sangat penting untuk mempercepat pemulihan tubuh serta mendukung pertumbuhan otot dan daya tahan tubuh.

Menurut Elaine Hanafi, seorang konten kreator yang rutin membagikan tips-tips tentang olahraga dan info kesehatan, ada asupan makronutrisi yang wajih dipenuhi seteleh melakukan olahraga, seperti :

1. Protein

Mengonsumsi protein setelah berolahraga dapat meningkatkan sintesis protein otot. Hal ini penting karena ketika Anda berolahraga, terutama latihan beban atau kardio intens, serat-serat otot mengalami kerusakan mikro. Protein membantu memperbaiki dan membangun kembali otot agar menjadi lebih kuat. Sumber protein bisa berasal dari telur, dada ayam, ikan, susu, atau suplemen whey

2. Karbohidrat

Karbohidrat dapat mengembalikan isi glikogen otot yang tadi nya terkuras setelah melakukan olahraga. Glikogen adalah bentuk simpanan energi utama dalam otot. Jika cadangan ini tidak dipulihkan, tubuh akan merasa lelah lebih cepat saat melakukan aktivitas lain nya. Sumber karbohidrat kompleks dapat berupa nasi merah, roti gandum, atau kentang.

3. Lemak

Lemak sehat dapat membantu fungsi hormon yang bantu pemulihan setelah olahraga. Selain itu, lemak sehat seperti omega-3 juga dapat membantu mengurangi peradangan otot. Sumber lemak sehat bisa didapatkan dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.

Walaupun asupan makrogizi harus dipenuhi, Namun perlu dilihat juga bahwa kita tidak boleh berlebihan untuk mengkonsumsi asupan makrogizi Kelebihan asupan makrogizi, terutama lemak dan karbohidrat, bisa menyebabkan penumpukan lemak tubuh, kelebihan berat badan, bahkan gangguan metabolik seperti diabetes. Oleh karena itu, penting untuk mengatur jumlah dan jenis asupan sesuai dengan kebutuhan individu dan tingkat aktivitas fisik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....