Mengenal Hantavirus, Virus yang Menular lewat Ekskreta Tikus
- 15 Mei 2026 08:17 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Kemunculan pembahasan mengenai hantavirus di tengah masyarakat memunculkan kekhawatiran baru, karena tidak sedikit orang yang masih trauma terhadap pandemi COVID-19. Namun, Ahli Epidemiologi Lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman, dr. Yudhi Wibowo, menegaskan bahwa hantavirus tidak menular secepat COVID-19.
Menurutnya, hingga saat ini penularan antarmanusia pada kasus hantavirus masih tergolong sangat jarang terjadi. Berbeda dengan COVID-19 yang mudah menyebar melalui transmisi antarmanusia, hantavirus lebih banyak menular melalui paparan ekskreta tikus yang terinfeksi.
“Hantavirus itu penularan utamanya melalui aerosol dari ekskreta tikus, kemudian bisa juga melalui kontak langsung dengan bahan yang terkontaminasi virus ataupun makanan yang sudah terkontaminasi,” katanya.
Ia menjelaskan, hantavirus merupakan virus dari famili hantaviridae dan termasuk virus tipe RNA. Beberapa jenis hantavirus yang dikenal antara lain Seoul virus, Puumala virus, dan Sin Nombre virus. Sementara yang ditemukan pada tikus domestik di Indonesia ialah tipe Seoul virus.
Yudhi mengatakan reservoir utama hantavirus berada pada tikus dan celurut. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, faktor risiko penularan meningkat pada lingkungan dengan populasi tikus tinggi, rumah yang lembab, sanitasi buruk, hingga penyimpanan makanan yang tidak tertutup dengan baik.
Selain itu, aktivitas di tempat yang rawan tikus seperti gudang, lumbung pangan, pelabuhan, maupun area pertanian juga memiliki risiko lebih tinggi terhadap paparan hantavirus.
“Jadi masyarakat jangan terlalu khawatir seperti COVID-19 dulu, tetapi tetap harus melakukan upaya pencegahan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya tikus, serta memastikan makanan tersimpan aman agar tidak terkontaminasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....