Bukan Sekadar Tren, Diet Gluten Free Jadi Kebutuhan Medis Bagi Sebagian Orang

  • 18 Mar 2026 14:43 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Pola makan bebas gluten atau gluten free kini bukan sekadar tren gaya hidup sehat semata, melainkan sudah menjadi kebutuhan yang nyata bagi beberapa orang. Gluten sendiri adalah protein yang ada di dalam gandum dan tepung yang banyak ditemukan pada makanan seperti roti, mie, pasta, dan kue-kue. Bagi kebanyakan orang, gluten tidak menimbulkan masalah apa pun. Namun, bagi beberapa orang yang menderita penyakit tertentu, mengonsumsi gluten justru bisa membahayakan kesehatan mereka.

Beberapa kondisi yang membuat seseorang harus menjalani diet bebas gluten adalah penyakit celiac, sensitivitas gluten non-celiac, dan alergi gandum. Penyakit celiac adalah kondisi autoimun yang membuat konsumsi gluten menyebabkan kerusakan pada lapisan usus halus, sehingga tubuh tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik. Jika tidak diobati, kondisi ini bisa berujung pada malnutrisi, anemia, dan gangguan pertumbuhan pada anak-anak.

dr. L. Arif Firiandri Yulius (A.AN), Sp.GK, AIFO-K, dokter spesialis gizi klinik.

“Jika seseorang alergi gluten, maka mengonsumsi makanan yang mengandung gluten akan menyebabkan gejala seperti kembung, begah, dan diare,” ujar dr. L. Arif Firiandri Yulius (A.AN), Sp.GK, AIFO-K, dokter spesialis gizi klinik, yang mengungkapkan diet bebas gluten tidak diperuntukkan bagi semua orang.

Beliau juga menekankan bahwa pola makan ini hanya dianjurkan bagi penderita celiac disease dan mereka yang memiliki alergi terhadap gluten, bukan sebagai gaya hidup umum tanpa dasar medis yang jelas.

Menjalani pola makan bebas gluten memang tidak mudah, terutama di Indonesia di mana makanan berbahan dasar gandum sangat mudah ditemukan. Namun, Dr. Arif mengingatkan bahwa masih banyak pilihan makanan bergizi yang aman dikonsumsi, seperti nasi, bihun, kentang, tempe, daging ayam, ikan, sapi, dan berbagai jenis buah dan sayuran segar.

Masyarakat harus berhati-hati dan tidak sembarangan menjalani diet bebas gluten tanpa anjuran dokter. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu kondisi kesehatan kepada dokter atau ahli gizi agar penanganan yang diberikan tepat sasaran. Dengan deteksi dini dan pola makan yang terencana, para penderita dapat tetap hidup sehat dan berkualitas.

(Milly)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....