Inilah Rekomendasi Jenis Olahraga yang Tepat Dilakukaan saat Berpuasa
- 26 Feb 2026 10:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, PURWOKERTO – Menjalankan ibadah puasa bukan berarti menghentikan total aktivitas fisik. Dalam siaran Dialog Kesehatan di Pro 1 RRI Purwokerto pekan lalu, narasumber dr. Choirul Mufied membagikan panduan mengenai jenis dan waktu olahraga yang aman agar tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah.
Menurut dr. Choirul, olahraga saat puasa justru sangat dianjurkan untuk menjaga metabolisme tubuh dan fleksibilitas otot. Namun, ia menekankan pentingnya menyesuaikan intensitas dan pemilihan waktu yang tepat agar tidak terjadi dehidrasi atau penurunan kadar gula darah yang drastis.
“ Waktu paling efektif untuk berolahraga yakni menjelang berbuka, jadi melakukan olahraga ringan saat ngabuburit sangat efektif karena sisa energi yang digunakan bisa segera digantikan saat azan Magrib tiba," ujar dr. Mufied.
| Baca juga: Bye Bau Badan! Ini Cara Praktis Mengatasinya |
Selain jelang berbuka, Ia menambahkan waktu ideal lain untuk berolahraga yakni setelah berbuka puasa. Hal ini menurutnya dokter Mufied karena tubuh kita sudah memperolah asupan energi saat berbuka puasa.
“ Saran saya setelah sholat tarawih saja, karena waktu ini saya rasa paling aman untuk olahraga dengan durasi yang sedikit lebih lama karena suhu udara cenderung lebih sejuk dan hidrasi tubuh sudah terjaga, “ Lanjut dokter Mufied.
Ia juga mengingatkan bahwa selama berpuasa kita dianjurkan untuk menghindari olahraga dengan intensitas tinggi yang memicu keringat berlebih. Ia menganjurkan untuk memilih olahraga yang ringan namun memiliki efek yang bagus untuk kesehatan.
“ Kita bisa pilih jalan sehat mas, ini paling sederhana tapi menyehatkan, atau bisa juga bersepeda untuk melatih otot kaki tanpa membebani kinerja jantung, atau bisa pilih juga yoga atau peregangan untuk melatih kelenturan tubuh agar tidak kaku selama seharian beraktivitas, atau bisa pilih juga Pilates, agar kekuatan otot tetap terjaga, “ Tambah dokter Mufied.
Selain jenis olahraga, Ia juga memberikan catatan penting mengenai kondisi tubuh. Jika saat berolahraga muncul gejala seperti pusing hebat, mata berkunang-kunang, atau sesak napas, ia menyarankan untuk segera berhenti.
" Tapi saya himbau juga jangan memaksakan diri, dengarkan alarm tubuh , karena tujuan olahraga saat puasa adalah untuk menjaga kebugaran, bukan untuk mengejar target prestasi atau penurunan berat badan yang ekstrem," tegasnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....