Kasus PTM Tinggi, UMP Perkuat Edukasi Kesehatan
- 03 Feb 2026 09:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Tingginya kasus penyakit tidak menular di Banyumas, termasuk hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol tinggi pada usia produktif, menjadi perhatian kalangan akademisi. Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menilai persoalan tersebut erat kaitannya dengan pola hidup masyarakat yang masih belum sehat.
Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran UMP, Dr.dr. M. Fadhol Ramdhoni, M.Si, mengungkapkan bahwa banyak penyakit kronis saat ini bukan disebabkan faktor genetik semata, melainkan kebiasaan sehari-hari yang keliru dan dilakukan dalam jangka panjang.
Ia mencontohkan masih ditemukannya kebiasaan mengonsumsi minuman manis berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, hingga rendahnya kesadaran menjaga asupan makanan sehat. Kondisi ini bahkan sudah terjadi pada kelompok usia muda di bawah 40 tahun.
Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk berinvestasi pada kesehatan sejak dini masih perlu terus ditingkatkan. Investasi tersebut tidak selalu identik dengan biaya mahal, melainkan dapat dimulai dari perubahan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, UMP melalui Fakultas Kedokteran tidak hanya menjalankan pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif melakukan edukasi langsung ke masyarakat. Salah satunya dengan mengenalkan pemanfaatan herbal sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang mudah diterapkan dan terjangkau.
Ia menegaskan, pendekatan berbasis penelitian dan pengabdian masyarakat diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. Dengan demikian, beban penyakit tidak menular dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat Banyumas meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....