Tiga Mahasiswa FIB Unsoed Terbang ke Jepang

  • 21 Sep 2026 15:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menorehkan langkah nyata dalam upaya internasionalisasi pendidikan tinggi. Tiga mahasiswanya resmi diterima untuk mengikuti International Exchange Program di Ibaraki University, Jepang, mulai Senin, 21 September 2026.

Ketiga mahasiswa berbakat tersebut adalah Naima Humaira Rum dari Program Studi Sastra Inggris, serta dua mahasiswi Sastra Jepang: Abidah Syakirah dan Fahira Inasa Adila Handoyo. Mereka tercatat secara resmi sebagai peserta IU Exchange Program 2026 Fall.

Program pertukaran pelajar ini merupakan bentuk implementasi konkret dari kerja sama strategis antara Unsoed dan Ibaraki University. Bagi FIB Unsoed, kegiatan ini menjadi pilar penting dalam memperkuat program international mobility bagi sivitas akademiknya.

Selama berada di Jepang, para mahasiswa tidak hanya menikmati lingkungan akademik internasional, tetapi juga menempa diri untuk memperdalam kompetensi bahasa dan pemahaman lintas budaya. Sejumlah mata kuliah pilihan berbobot telah disiapkan, di antaranya Japanese Level 3 (setara dengan kemampuan bahasa Jepang level N3), mata kuliah Kanji Level 3, serta Japanese Field Study.

Nama mata kuliah terakhir memberikan ruang bagi mahasiswa internasional untuk mempelajari budaya dan kehidupan masyarakat Jepang secara kontekstual di luar kelas. Selain itu, mereka juga mengambil mata kuliah Communication in Global Context yang disampaikan dalam bahasa Inggris guna mengasah kemampuan komunikasi global bersama mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unsoed, Prof. Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum., mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendorong mahasiswanya untuk mencicipi iklim akademik global.

"Pengalaman belajar di Ibaraki University diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa ketika kembali melanjutkan kegiatan akademik di Unsoed, baik dalam bidang bahasa, sastra, budaya, maupun komunikasi lintas budaya," ujar Prof. Ely dalam

Keterangan pers Senin ( 21/9/2026).

Lebih lanjut, keberangkatan ketiga mahasiswa ini membuktikan bahwa jalinan kerja sama luar negeri Unsoed tidak sekadar berhenti di atas dokumen hitam di atas putih, melainkan direalisasikan ke dalam bentuk manfaat nyata bagi mahasiswa. FIB Unsoed berharap hubungan baik dengan Ibaraki University dapat terus berkembang melalui program mobilitas internasional lainnya di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....