Tel-U Purwokerto Serahkan Alat Pengolah Bunga Telang ke Kelompok Wanita Tani Meles

  • 19 Agt 2026 16:54 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Telkom University (Tel-U) Kampus Purwokerto melalui Program Hibah Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2026 dari Diktisaintek melaksanakan kegiatan serah terima produk inovasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Telang Desa Meles, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat berjudul “Penguatan Kemandirian Pangan Lokal Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Telang Desa Meles Melalui Pengolahan Pascapanen dan Branding Digital Marketing.”

Program ini diketuai oleh Eko Fajar Cahyadi, S.T., M.T., Ph.D., dengan anggota tim Dr. Ridwan Pandiya, S.Si., M.Sc. dan Muhamad Azrino Gustalika, S.Kom., M.Tr.T. Pelaksanaan program turut melibatkan mahasiswa Telkom University sebagai pendamping, yaitu Agus Setiyawan, Syiva Qaila Natasa Sugama, Muhammad Hilmiy Nastama, dan Fajar Ario Abdillah.

Salah satu produk inovasi utama yang diserahterimakan kepada mitra adalah alat penepung bunga telang. Alat tersebut dirancang untuk membantu KWT Bunga Telang dalam mengolah bunga telang yang telah melalui proses pengeringan menjadi serbuk dengan proses yang lebih efektif, efisien, dan mendukung peningkatan kapasitas produksi.

Inovasi tersebut memiliki arti strategis karena desa Meles merupakan salah satu desa sentra tanaman bunga telang di Kabupaten Kebumen. Tanaman telang yang dibudidayakan masyarakat selama ini telah dikembangkan menjadi berbagai produk unggulan. Kehadiran teknologi pengolahan pascapanen diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang diversifikasi produk berbasis bunga telang.

Kegiatan serah terima dihadiri oleh Camat Adimulyo Drs. Budiono, M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Adimulyo Yuni Puji Lestari, Perwakilan BPP Adimulyo Suriyah, serta perwakilan Pemerintah Desa Meles yang dihadiri oleh Febri Dwi Riyanto, S.M. selaku Kasi Pemerintahan Desa Meles.

Tim Dosen Telkom University berkunjung ke area Meles Botanical Garden (MBG)

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Desa Meles Wahyu Setyaningsih, anggota KWT Bunga Telang Desa Meles, dosen Telkom University selaku tim pelaksana dan pengembang inovasi, serta mahasiswa pendamping program.

Serah terima alat penepung tidak hanya menjadi simbol penyerahan teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian pangan lokal berbasis potensi desa. Melalui penerapan teknologi tepat guna, proses pengolahan bunga telang diharapkan semakin mudah dilakukan oleh anggota KWT, memiliki kualitas hasil yang lebih konsisten, serta meningkatkan produktivitas usaha kelompok.

Selain penguatan dari sisi produksi dan pengolahan pascapanen, program PKM ini juga menempatkan branding dan digital marketing sebagai bagian penting dari pengembangan usaha. Produk yang berkualitas membutuhkan identitas merek, kemasan, komunikasi pemasaran, serta akses pasar yang kuat agar mampu memiliki daya saing dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Melalui pendekatan tersebut, KWT Bunga Telang Desa Meles diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksinya, tetapi juga semakin mandiri dalam mengembangkan produk, memperkuat merek, dan memasarkan berbagai olahan bunga telang melalui kanal digital.

Ketua tim pelaksana, Eko Fajar Cahyadi, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa pengembangan teknologi dalam program kemitraan masyarakat perlu diarahkan pada kebutuhan nyata mitra. Teknologi yang diberikan diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas maupun nilai ekonomi produk masyarakat.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta pendamping pertanian menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pengembangan komoditas bunga telang dari sektor budidaya, pengolahan pascapanen, inovasi produk, hingga pemasaran.

Program Hibah Kemitraan Masyarakat Tahun 2026 ini sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak berhenti pada pengembangan teknologi di lingkungan kampus, tetapi diterapkan bersama mitra agar memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang terukur.

Dengan dukungan teknologi pengolahan pascapanen serta penguatan branding digital marketing, Desa Meles berpeluang semakin memperkuat posisinya sebagai sentra bunga telang di Kabupaten Kebumen. KWT Bunga Telang juga diharapkan berkembang menjadi kelompok usaha perempuan desa yang produktif, inovatif, mandiri, serta mampu menjadikan potensi lokal sebagai sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan serah terima tersebut menjadi salah satu langkah nyata sinergi antara Telkom University Kampus Purwokerto, Diktisaintek, Pemerintah Kecamatan Adimulyo, Pemerintah Desa Meles, BPP Adimulyo, PKK, dan KWT Bunga Telang dalam membangun inovasi berbasis potensi lokal serta mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat Desa Meles. (Novanda Alim Setya Nugraha - Sekretaris FK Desa Wisata Jawa Tengah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....