LAN Datathon 2026: Pemanfaatan AI dan Data untuk Tantangan Publik

  • 12 Agt 2026 16:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID Purwokerto - Lembaga Administrasi Negara (LAN) kembali menggelar ajang kompetisi inovasi digital tahunan bertajuk LAN Datathon 2026. Mengusung tema "Inovasi Pemanfaatan Data dan Teknologi Digital untuk Mendukung Generasi Emas 2045", program ini resmi diluncurkan melalui sebuah webinar nasional di kanal live streaming Youtube @LembagaAdministrasiNegaraRI pada, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan dirancang mendorong pemanfaatan data, teknologi digital, serta kecerdasan buatan (AI), instrumen strategis melahirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan nasional. Sejak 2023, LAN Datathon diikuti oleh lebih dari 600 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini terus mengalami evolusi, di mana fokus awal pada visualisasi data menggunakan 'R Shiny' dan 'Tableau' kini bergeser ke arah pemanfaatan AI generatif.

Kepala LAN RI, Dr. Muhammad Taufik, DEA, menekankan pentingnya kesiapan kapasitas manusia di tengah pesatnya adopsi teknologi saat ini. Tidak ingin AI hanya menjadi sesuatu yang menarik untuk didemonstrasikan, tetapi dijadikan AI sebagai alat untuk memahami masalah, menemukan pola dari data, merancang alternatif solusi, dan pada akhirnya menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"LAN Datathon ini tidak hanya menjadi kompetisi untuk menghasilkan solusi, tapi juga sebagai ruang untuk mencoba belajar, bertukar pengalaman, dan mengeksplorasi bersama bagaimana data dan teknologi dapat digunakan untuk menjawab berbagai tantangan yang kita temui," ungkap Rian Fajar Febrianto selaku perwakilan Tanoto Foundation.

Fokus pembahasan pada lima isu strategis nasional, yaitu pendidikan anak usia dini, sekolah rakyat dan pendidikan inklusif, pengentasan kemiskinan berbasis data, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta transformasi tata kelola dan layanan publik digital. Pendekatan pembelajaran juga diperbarui, di mana format bootcamp yang digunakan pada tahun-tahun sebelumnya kini ditingkatkan menjadi sesi mentoring intensif bersama para pakar di bidang AI dan bidang substansi.

Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung sektor publik juga dipaparkan oleh para narasumber teknis, salah satunya Lead AI Engineer dari Simplify.id, Thomson Napitupulu. Ia menjelaskan pentingnya mekanisme evaluasi mandiri pada teknologi AI agar menghasilkan luaran yang presisi.

"Teknologi Artificial Intelligence yang diterapkan menggunakan mekanisme self-correction. Proses ini memungkinkan sistem AI untuk secara mandiri mengkritik, melakukan validasi ulang terhadap data atau policy retrieval, serta memperbaiki langkah kerjanya secara berulang hingga mencapai hasil yang akurat dan terverifikasi," ungkap Thomson Napitupulu.

Di sisi lain, integrasi teknologi dalam sektor pemberdayaan ekonomi turut menjadi sorotan utama. Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil Kementerian UMKM, Dr. Andes Ali Alkatiri, ST, M.Si., memaparkan bagaimana digitalisasi dapat menyederhanakan akses bagi para pelaku usaha.

"Platform SAPA UMKM dikembangkan sebagai solusi digital terpadu untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah bagi pelaku usaha, dengan berpegang pada prinsip satu data, satu platform, dan satu akses," tutur Dr. Andes Ali Alkatiri, ST, M.Si.

Langkah-langkah inovasi yang didorong melalui LAN Datathon 2026 ini selaras dengan pilar Visi Indonesia Digital (VID) 2045 serta Asta Cita ketujuh pemerintah mengenai transformasi tata kelola pemerintahan. Sinergi antara ketersediaan data pemerintah, kecanggihan teknologi digital, dan pemahaman mendalam ASN terhadap persoalan di lapangan menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem birokrasi yang adaptif.

Dengaan ini diharapkan mampu menjaring ide-ide terbaik dari ASN di seluruh Indonesia. Melalui rangkaian mentoring hingga tahap demo day, LAN Datathon 2026 optimistis dapat melahirkan berbagai aplikasi dan solusi digital nyata yang aplikatif, responsif, serta berkontribusi langsung bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Fattah Zakaria)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....