Teknologi Wi-Fi 6
- 27 Jan 2026 11:12 WIB
- Purwokerto
KBRN. Purwokerto: Wi-Fi 6 adalah upgrade besar atas generasi sebelumnya, meskipun perbedaan mungkin tidak begitu dirasakan bagi rata-rata pengguna. Perubahan ini mungkin tidak mengubah cara kita menggunakan router nirkabel atau jaringan nirkabel secara dramatis, tetapi perubahan ini terdiri dari banyak peningkatan yang cukup signifikan.
Wi-Fi yang lebih cepat berarti kecepatan throughput yang lebih tinggi karena peningkatan bandwidth yang ditawarkan oleh Wi-Fi 6. Hal ini menjadi semakin penting karena ukuran file terus bertambah, seiring dengan tuntutan data yang lebih tinggi dari streaming video berkualitas tinggi dan game online yang sarat komunikasi. Memainkan game multiplayer sambil melakukan streaming memerlukan bandwidth yang besar dan koneksi yang andal serta stabil.
Apa yang membuat Wi-Fi 6 menjadi lebih cepat? Yaitu teknologi bernama Orthogonal Frequency Division Multiple Access (OFDMA). Di kutip dari intel.co.id, adalah teknologi untuk membagi beberapa kanal menjadi beberapa subcarrier dan memungkinkan transmisi ke banyak end point pada waktu yang sama. Wi-Fi 6 dapat mengirim sinyal yang berbeda dalam jendela transmisi yang sama. Ini membuat satu transmisi tunggal dari router dapat berkomunikasi dengan banyak perangkat.
Kemudian ada yang bernama Overlapping Basic Service Sets (OBSS), yaitu teknologi untuk membantu mengurai traffic jaringan. OBSS memungkinkan access point untuk menggunakan istilah ‘warna’ untuk mengidentifikasi jaringan secara unik. Jika traffic lain terdeteksi di kanal namun dengan warna jaringan yang tidak sama, maka perangkat akan mengabaikannya dan melanjutkan transmisi. Hal tersebut dapat membantu menambah reliabilitas dan memperbaiki latensi.

Di luar dari aspek kecepatan, penggunaan dari Wi-Fi 6 juga memiliki peningkatan dari sisi keamanan. Yang pertama Wi-Fi Protected Access (WPA), yaitu protokol keamanan Wi-Fi yang menggunakan kata sandi untuk enkripsi. Peningkatan diimplementasi melalui sistem Dragonfly Key Exchange yang juga disebut sebagai Simultaneous Authentication of Equals. Metode ini membantu membuat kata sandi menjadi lebih sulit di retas dengan pembentukan metode handshake yang lebih canggih.
Kemudian terdapat Target Wake Time (TWT) yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan data tahan baterai pada beberapa perangkat. Teknologi ini memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih efisien antara router dengan perangkat yang aktif maupun yang sedang idle. Dengan terhubung secara efektif dengan Wi-Fi yang hanya aktif ketika perangkat juga sedang aktif, maka perangkat akan menghabiskan waktu dan energi yang lebih sedikit untuk mencari sinyal Wi-Fi tersebut, hal ini juga dapat menambah daya tahan dari baterai perangkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....