SMA Putra Harapan Wisuda Empat Puluh Hafidz Qur’an

  • 26 Jan 2026 14:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: SMA Boarding School Putra Harapan Purwokerto sukses menyelenggarakan acara Khotmil Qur’an pada Sabtu (24/1/2026) di Aula Kelurahan Pasir Kidul. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang apresiasi bagi para siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam satu tahun terakhir.

Penanggung Jawab Tahfidzul Qur’an, Zahrotun Nisa, menjelaskan sebanyak 40 siswa terpilih mengikuti prosesi wisuda setelah berhasil melampaui target hafalan yang ditetapkan sekolah. Acara ini bertujuan untuk memperkuat motivasi siswa serta menyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat luas.

“Setiap tahun kami batasi 40 siswa dengan mengutamakan kelas Tahfidz agar kualitas penjagaan hafalan tetap terjaga dengan baik,” ujar Zahrotun Nisa.

Sekolah menerapkan kurikulum muatan lokal khusus Tahfidzul Qur’an yang berjalan selaras dengan kurikulum dinas pendidikan. Langkah ini diambil agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang kuat.

Kepala Sekolah SMA Boarding School Putra Harapan Purwokerto, Tri Nuryanto mengatakan bahwa pihak sekolah berharap lulusannya mampu menghadapi tantangan dunia digital melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an. Melalui perayaan di gedung yang representatif, para siswa diharapkan merasa dihargai dan semakin bersemangat menjaga hafalannya.

“Kembali kepada pengamalan Al-Qur’an penting dilakukan untuk mengatasi kegelisahan akibat tekanan dunia digital dan media sosial saat ini,” ucap Tri Nuryanto.

Salah satu wisudawati bernama Sarah berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan mengkhatamkan 30 juz. Siswi ini menunjukkan dedikasi tinggi dengan konsisten menambah hafalan di tengah kesibukan belajar di sekolah.

Sarah rutin memanfaatkan waktu antara salat Magrib hingga Isya untuk murajaah dan menambah setoran hafalan. Pencapaian tersebut berhasil ia raih dalam kurun waktu tiga tahun berkat dukungan penuh dari lingkungan sekolah.

“Jangan pernah lelah untuk menghafal karena bekal Al-Qur’an ini akan membawa kebaikan bagi kita di dunia maupun akhirat,” ungkap Sarah.

Kehadiran orang tua dalam acara ini menambah suasana khidmat dan haru saat menyaksikan putra-putri mereka di barisan wisudawan. Orang tua menyadari bahwa memiliki anak penghafal Qur’an merupakan anugerah besar dan investasi terbaik untuk masa depan.

Dukungan berupa doa menjadi senjata utama para orang tua agar anak-anak mereka tetap disiplin mengaji di rumah. Meskipun tantangan zaman semakin berat, orang tua berharap anak-anak tetap teguh dalam menjaga identitas sebagai generasi Qur’ani.

“Hanya doa kepada Allah yang bisa kami berikan agar hati anak-anak selalu diteguhkan dalam menjaga kebaikan hafalan ini,” ucap Ujang Saefudin sebagai perwakilan wali siswa.

Kegiatan Khotmil Qur’an ini diharapkan dapat mencetak calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter Islami dan berakhlak mulia. Dengan berakhirnya acara, para lulusan dituntut untuk terus mendalami makna Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat. (Muhamad Saepul Saputra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....