UHB Siapkan 500 Beasiswa untuk Warga Banyumas
- 17 Jun 2026 15:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas- Universitas Harapan Bangsa (UHB) Purwokerto menyiapkan 500 beasiswa kuliah gratis bagi warga Kabupaten Banyumas pada tahun akademik 2026-2027. Program tersebut diprioritaskan bagi anak perangkat desa dan masyarakat kurang mampu sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banyumas.
Program beasiswa tersebut disampaikan Rektor UHB, Dr. Yuris Tri Naili, saat bertemu Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie di Purwokerto, Rabu (17/6/2026) di kampus 1 UHB Purwokerto. Sekda Banyumas Agus Nur Hadie mengapresiasi langkah UHB yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
"Ini bentuk sinergi yang luar biasa antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Salah satu program prioritas Bupati Banyumas adalah Anak Harus Sekolah, mulai dari pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi. Sampai saat ini kasus anak tidak sekolah masih cukup tinggi di Banyumas," katanya.
Menurut Agus, keberadaan 500 beasiswa tersebut diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan jumlah lulusan sarjana di Banyumas. "Dengan adanya beasiswa gratis ini tentu akan mengurangi angka anak tidak sekolah. Semakin banyak masyarakat yang menempuh pendidikan tinggi, maka kualitas SDM Banyumas juga akan semakin baik," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Banyumas juga berharap langkah serupa dapat diikuti oleh perguruan tinggi lain melalui program tanggung jawab sosial atau CSR pendidikan.
"Kami mengimbau perguruan tinggi lain di Banyumas untuk ikut memberikan beasiswa kepada masyarakat yang tidak mampu namun memiliki potensi dan semangat belajar yang tinggi," kata Agus.
Ia menjelaskan, meskipun program ini memprioritaskan anak perangkat desa, kesempatan tetap terbuka bagi masyarakat umum yang memenuhi persyaratan. "Kalau kuota anak perangkat desa belum terpenuhi atau masih ada sisa, maka akan dibuka untuk masyarakat lainnya. Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh tim dari UHB," jelasnya.
Sementara itu, Rektor UHB Dr. Yuris Tri Naili mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan pembebasan biaya kuliah, tetapi juga bantuan biaya hidup bagi penerima beasiswa. "Selain kuliah gratis, mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan biaya hidup sebesar Rp4,8 juta per semester selama masa studi," ungkapnya.
Menurut Yuris, program ini merupakan bagian dari komitmen yayasan yang menauingi UHB Purwokerto, dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Sebelumnya nilai beasiswa yayasan yang telah digelontorkan mencapai sekitar Rp5 miliar untuk satu periode pendidikan.
Yuris menjelaskan, apabila kuota penerima Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) melebihi kapasitas, UHB masih memiliki sejumlah program beasiswa yayasan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa.
"Kami memiliki berbagai program beasiswa, mulai dari beasiswa yatim piatu, beasiswa prestasi hingga beasiswa hafiz. Jika ada calon mahasiswa yang belum terakomodasi di KIP-K, masih ada peluang melalui program beasiswa yayasan," katanya.
Untuk tahap awal, UHB akan memprioritaskan anak perangkat desa yang memenuhi persyaratan. Apabila jumlah pendaftar dari kelompok tersebut tidak mencapai kuota yang tersedia, maka sisa kuota akan dialihkan kepada masyarakat umum.
Proses seleksi dilakukan berdasarkan data administrasi dan verifikasi kondisi ekonomi calon penerima. Program ini ditujukan bagi lulusan SMA sederajat tahun 2025 hingga 2026 dengan penghasilan orang tua yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Yuris menambahkan, program 500 beasiswa tersebut diperuntukkan bagi program studi di Fakultas Sosial dan Sains Teknologi. Kebijakan itu diambil untuk memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terbebani biaya tambahan praktik lapangan yang umumnya lebih besar di fakultas kesehatan.
"Kami ingin memastikan mahasiswa benar-benar bisa menyelesaikan kuliahnya. Karena itu program ini difokuskan pada fakultas yang biaya praktik lapangannya relatif lebih ringan sehingga lebih sesuai bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....