Perkuat Konten Publik untuk Dukung Ketahanan Energi

  • 07 Mei 2026 10:23 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Kementerian Komunikasi dan Digital mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Penyusunan Konten untuk Mendukung Ketahanan Energi bekerja sama dengan Dinas Kominfotik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat pengelolaan informasi publik agar pesan pemerintah semakin efektif menjangkau masyarakat.

Kapasitas pengelola informasi dan dokumentasi publik saat ini harus mampu menyampaikan pesan pemerintah secara lebih menarik, relevan, dan mudah dipahami masyarakat. Artinya, komunikasi publik harus menjadi kekuatan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat sebagai partisipasi dalam pertahanan energi.

“Mari kita jadikan informasi sebagai kekuatan, konten sebagai gerakan, dan komunikasi sebagai jalan perubahan,” ujar Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos.,M.H dalam sambutannya.

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih tertarik pada konten visual dibanding teks formal. Karena itu, pengelola informasi publik diharapkan mampu memproduksi konten yang kreatif, dinamis, dan cepat menjangkau masyarakat melalui media digital.

Selain itu, strategi komunikasi pemerintah juga dinilai perlu disusun berdasarkan karakter audiens. Pemilihan media yang tepat, bahasa yang mudah dipahami, serta figur komunikator yang dipercaya masyarakat menjadi faktor penting agar pesan seperti penghematan energi lebih efektif diterima.

Di tingkat lokal, desa didorong menjadi subjek perubahan dalam gerakan hemat energi. Perangkat desa diharapkan berperan sebagai agen komunikasi yang aktif menyebarkan narasi energi bersih dan penggunaan energi yang efisien kepada masyarakat.

Melalui Bimtek ini, diharapkan pengelolaan informasi publik semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan konten yang kreatif dan komunikasi yang tepat sasaran, upaya memperkuat ketahanan energi dapat berjalan lebih luas dan berdampak nyata. (Dwinanda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....