PANRB Jelaskan Teknis Penggunaan Sinovik untuk KIPP Pro Tematik 2026
- 21 Agt 2026 15:27 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Dalam memberikan panduan penggunaan alat bantu digital agar setiap instansi dapat lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui webinar Bisa Tanya Kebijakan PANRB bertemakan "Sosialisasi Sinovik pada KIPP PRO Tematik 2026" untuk memahami teknis penggunaan Sinovik tersebut di kanal Live Streaming Youtube @kempanrb pada, Kamis (20/8/2026).
Bersama narasumber utama, Uliana Siboya dari unit kerja Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik PANRB, memaparkan latar belakang yang jelas KIPP Pro Tematik 2026 yang telah diluncurkan pada 30 Juli 2026. Ia menekankan pendalamannya alat bantu (tools) yang krusial bagi peserta agar tidak mengalami kendala teknis saat proses pengunggahan proposal berlangsung.
"Yang pertama sebelum kita melihat fitur-fitur apa saja dalam Sinovik, kita perlu tahu bahwa ada dua level pengguna atau peserta dalam Sinovik. Yang pertama ada yang disebut dengan Admin OPP atau unit kerja dan yang kedua ada Admin Instansi, yaitu instansi pemerintah yang mendaftarkannya,” jelasnya.
Di sini peran pengguna sistem yang terbagi menjadi dua tingkatan. Admin OPP di tingkat unit kerja bertanggung jawab untuk menyusun proposal inovasi, sedangkan Admin Instansi berfungsi sebagai verifikator yang membina serta mengajukan proposal tersebut ke tingkat pusat atau Kementerian PANRB.
Aspek teknis mengenai aksesibilitas akun menjadi poin penting selanjutnya, dijelaskan dalam tata cara login ke sistem dan menekankan pentingnya keamanan akun dengan melakukan pergantian kata sandi default segera setelah akses pertama kali dilakukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan integritas data inovasi yang diunggah oleh masing-masing instansi.
"Untuk penggantian password dapat dilakukan melalui ketika sudah login itu nanti akan ada tampilan profil yang ada di ujung kanan atas layar. Dengan mengisikan kata sandi lama yang diberikan, kemudian isikan sandi baru dan juga dikonfirmasi diisikan lagi kata sandi yang baru lalu klik perbarui," ujarnya.
Dalam proses pembuatan proposal, sistem Sinovik mengharuskan pengisian profil inovasi yang detail, mencakup judul, data inovator, hingga lokasi inovasi yang dipetakan melalui Google Maps. Setiap data yang dimasukkan harus disimpan secara berkala agar tidak hilang, dan narasumber mengingatkan agar peserta selalu menekan tombol simpan sebelum berpindah antar aspek.
Narasumber juga memberikan tips teknis yang sangat praktis, yakni penggunaan fitur clear formatting saat menyalin teks dari dokumen luar ke dalam sistem. Langkah ini sangat krusial untuk mencegah kegagalan sistem dalam menyimpan proposal akibat ketidakcocokan format penulisan, yang sering menjadi kendala bagi banyak pengguna saat melakukan copy-paste.
Untuk dokumen bukti dukung, peserta diarahkan untuk mengunggah berkas dalam format PDF dengan batasan ukuran maksimal 5 MB. Sebagai langkah antisipasi, Sinovik juga menyediakan kolom tautan Google Drive agar peserta memiliki fleksibilitas lebih, namun dengan catatan bahwa tautan tersebut harus langsung mengarah pada dokumen yang dimaksud, bukan pada folder induk.
Alur review dan submit proposal menjadi inti dari sistem verifikasi berjenjang ini. Admin Instansi memiliki kewenangan untuk mereview setiap proposal yang masuk dari unit kerja dan dapat mengembalikan proposal jika masih ditemukan kekurangan, dengan menyertakan catatan perbaikan yang jelas agar Admin OPP dapat segera melakukan revisi.
Sistem ini juga telah dilengkapi dengan fitur countdown atau hitung mundur yang berfungsi sebagai pengingat batas waktu pengunggahan proposal pada 18 September 2026. Transparansi ini menunjukkan keseriusan pihak penyelenggara dalam mengawal kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam seluruh rangkaian kompetisi tahun ini.
KIPP Pro Tematik 2026 tahun ini sendiri memiliki fokus khusus pada fase kelahiran, sehingga seluruh inovasi yang didaftarkan diharapkan dapat memberikan dampak langsung pada layanan kependudukan bagi anak yang baru lahir. Hal ini menjadi panduan strategis bagi daerah dalam menentukan inovasi mana yang paling relevan untuk diangkat dalam kompetisi. (Fattah Zakaria)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....