Dari Bahan Sederhana Jadi Karya, Kenali Kreativitas Seru Dunia Craft

  • 24 Agt 2026 16:01 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Kerajinan tangan atau craft menjadi salah satu kegiatan kreatif yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan di sekitar. Selain menghasilkan karya yang menarik, kegiatan ini juga dapat menjadi media ekspresi diri, edukasi, hingga pilihan kado yang lebih personal.

Hal tersebut disampaikan crafter Uwie dalam program Apresiasi Seni dan Sastra Pro 2 Purwokerto, Minggu (23/8/2026). Menurutnya, craft pada dasarnya merupakan seni mengolah berbagai bahan menggunakan tangan untuk menghasilkan sebuah karya.

“Kalau craft itu sebenarnya intinya lebih ke seni pengolahan tangan. Jadi apa pun itu yang diolah dengan tangan, dibuat dengan tangan, itu masuknya ke craft,” ujar Uwie.

Ia menjelaskan, bahan untuk membuat kerajinan tidak harus berupa material yang dibeli secara khusus. Barang yang sudah tersedia di rumah, termasuk pakaian bekas, plastik, botol, maupun bahan lainnya, juga dapat dimanfaatkan menjadi karya baru.

Bagi Uwie, craft tidak hanya menghasilkan karya yang indah, tetapi juga memberikan kepuasan dan menjadi bentuk ekspresi diri. Selain untuk kebutuhan pribadi, kerajinan tangan juga dapat menjadi pilihan kado yang lebih personal.

“Kalau aku pribadi sih lebih pengin sesuatu yang pengin aku pakai. Ada rasa bangga,” katanya.

Uwie juga menyebut craft dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi anak-anak. Aktivitas seperti menggunting, menjahit, merajut, dan membuat berbagai bentuk dapat membantu melatih kemampuan motorik sekaligus kesabaran.

Dalam membuat kerajinan, Uwie menyarankan pemula untuk tidak takut mencoba. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah ATM (Amati Tiru Modifikasi). Pemula dapat mencari contoh terlebih dahulu, kemudian menirunya sebelum mengembangkan karya sesuai kreativitas masing-masing.

Untuk yang ingin memulai dengan cara sederhana, Uwie juga menyarankan penggunaan clay. Menurutnya, bahan tersebut memiliki tekstur yang lembut dan tersedia dalam berbagai warna sehingga lebih mudah dibentuk.

Ia juga mengingatkan agar pembuat craft menentukan ide terlebih dahulu sebelum membeli bahan. Setelah mengetahui bentuk dan konsep yang ingin dibuat, bahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

“Idenya dulu yang pasti. Nanti baru bisa menyesuaikan. Kira-kira mau bikin apa, seperti apa bentukannya, nanti baru beli,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya pemula, tidak ragu untuk mencoba membuat kerajinan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak harus langsung diarahkan menjadi pekerjaan atau bisnis, tetapi dapat dimulai untuk kepuasan diri dan mengembangkan kreativitas.

"Yang penting lurusin niat... Kalau untuk kepuasan sendiri ya udah enggak apa-apa kita bisa bikin untuk diri sendiri kita. Kalau misalnya ada orang lain yang suka, itu udah poin plus.” (Fauziyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....