RRI Fest 2026 Jadi Ruang Rahayu Herbs & Spices Kembangkan Inovasi Produk
- 07 Sep 2026 10:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Beragam produk UMKM turut meramaikan RRI Fest 2026 yang digelar di RRI Purwokerto pada Minggu (6/9/2026). Kehadiran para pelaku usaha tidak hanya menambah pilihan bagi masyarakat yang datang menikmati rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus memperoleh pengalaman baru dalam mengembangkan usaha.
RRI Fest 2026 merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Radio ke-81. Dalam pelaksanaannya, RRI Fest menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari kegiatan olahraga dan hiburan hingga bazar UMKM. Bagi pelaku usaha, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, melihat respons pasar, serta mengembangkan ide-ide baru.
Salah satu UMKM yang memanfaatkan kesempatan tersebut adalah Rahayu Herbs & Spices yang dibawa oleh Eni, 42 tahun. Usaha yang bergerak di bidang olahan rempah dan nanas tersebut telah dirintis sejak 2018, meskipun aktivitas penjualannya mulai lebih aktif sejak sekitar 2020.
Sebelum berfokus pada penjualan produk sendiri, Eni terlebih dahulu menjalankan kegiatan pemberdayaan. Pada 2018 hingga 2019, ia lebih banyak membuka kesempatan bagi orang-orang di sekitarnya untuk berjualan dan belajar mandiri. Memasuki 2020, Eni mulai lebih fokus mengembangkan produknya sendiri, namun tetap mempertahankan semangat pemberdayaan yang sejak awal menjadi bagian dari perjalanan usahanya.
Kegiatan pemberdayaan tersebut dilakukan melalui pengolahan rempah, salah satunya dengan meracik bahan untuk berbagai produk minuman berbahan rempah. Dari proses tersebut, Eni tidak hanya membangun usaha untuk dirinya sendiri, tetapi juga berupaya menciptakan kesempatan bagi orang lain agar dapat ikut berkembang.
“Itu cita-cita saya, saya pengin jadi ibu rumah tangga yang berdaya dan punya usaha,” ujar Eni.
Keinginan untuk memberdayakan orang lain berawal dari cita-cita Eni untuk menjadi ibu rumah tangga yang tetap memiliki kemandirian dan mampu mengembangkan usaha.
Ia memulainya dari lingkungan terdekat dengan terlebih dahulu mengikuti pelatihan, kemudian memberdayakan kakak, saudara, dan teman sebelum memperluasnya kepada masyarakat.
Eni memilih rempah dan nanas sebagai bahan utama yang diolah menjadi produk bernilai jual. Pemilihan tersebut didasarkan pada manfaat bahan sekaligus kesesuaiannya untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan.
Nanas, misalnya, dipilih karena memiliki beragam manfaat dan dapat dikonsumsi sebagai bagian dari olahan yang berkaitan dengan pencernaan. Sementara itu, rempah digunakan karena dinilai cocok dipadukan dengan nanas, terutama dalam bentuk minuman rebusan.
Salah satu produk yang dikembangkan adalah olahan wedang berbahan rempah. Eni juga memanfaatkan rempah-rempah berukuran kecil atau hasil sortiran dari bahan rempah utuh untuk diolah menjadi wedang uwuh. Sebelum digunakan, rempah tersebut terlebih dahulu dicuci dan dioven sehingga siap untuk diolah.
Tidak berhenti pada bagian buah yang dikonsumsi, Eni juga berupaya memanfaatkan kulit nanas agar tidak menjadi limbah. Kulit nanas dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti bahan ekoenzim, magot, hingga pakan ternak. Bahkan, kulit nanas dari usahanya pernah diberikan kepada pihak Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) untuk kebutuhan pengujian.
Kesempatan mengikuti RRI Fest kemudian menjadi pengalaman baru bagi Eni. Informasi mengenai kegiatan tersebut diperolehnya melalui grup organisasi ASPikmas (Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Banyumas). Dari informasi yang dibagikan, Eni kemudian terpilih menjadi salah satu pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan setelah adanya seleksi per-kecamatan.
Keikutsertaan dalam RRI Fest menjadi pengalaman pertama bagi Rahayu Herbs & Spices. Bagi Eni, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi kesempatan untuk menjual produk, tetapi juga ruang untuk menambah pengalaman, memperluas pertemanan, serta menemukan ide-ide baru untuk pengembangan usaha.
“Baru pertama kali ikut ya, untuk menambah pengalaman, syukur-syukur jualannya tambah laris, tambah teman juga, terus tambah ide-ide baru,” tuturnya.
Bagi Eni, mengikuti bazar seperti RRI Fest tidak semata-mata diukur dari jumlah produk yang terjual. Pengalaman bertemu konsumen, melihat respons terhadap produk, serta berinteraksi dengan pelaku UMKM lainnya menjadi manfaat yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha ke depan.
RRI Fest juga memberikan kesempatan bagi Eni untuk melakukan inovasi produk. Pada kegiatan tersebut, ia mencoba menghadirkan menu baru berupa sambal rujak Bangkok berbahan nanas. Inovasi tersebut sekaligus menjadi contoh bagaimana kegiatan bazar dapat dimanfaatkan sebagai ruang uji coba produk.
Dalam menarik perhatian konsumen, Eni juga memperhatikan tampilan produk melalui kemasan. Selain itu, ia memastikan ketersediaan barang dalam jumlah yang cukup dan memberikan kesempatan kepada calon pembeli untuk mencoba produk sebelum memutuskan membeli.
Menurut Eni, kejujuran mengenai rasa produk juga menjadi bagian dari cara membangun kepercayaan dengan konsumen. Ketika ditanya mengenai rasa nanas yang dijual, ia tidak menjanjikan rasa manis, melainkan menjelaskan kondisi rasa sebenarnya kepada calon pembeli.
“Kita nggak bilang manis, kita bilangnya asem bukan kecut, karena kalau asem itu kan kayak enak gitu. Kita juga udah jujur dari awal, ini rasanya asem, Bu, nggak manis. Jadi kalau mau beli ya monggo,” jelas Eni.
Dari sisi suasana, Eni menilai RRI Fest memiliki atmosfer yang tidak jauh berbeda dengan bazar pada umumnya.
“Seperti bazar pada umumnya gitu, rame, ada musiknya, aku suka musik,” kesan oleh Eni.
Pengalaman pertama mengikuti RRI Fest tersebut membuat Eni tertarik untuk kembali berpartisipasi apabila kegiatan serupa digelar pada tahun berikutnya. Ia berharap RRI Fest dapat terus dilaksanakan dengan menghadirkan lebih banyak kegiatan dan peserta UMKM.
“Ya pesannya adain lagi tahun depan, banyakin acara, terus bisa adain kayak lomba masak atau desain, tambahin pesertanya juga,” pesan Eni.
Bagi Rahayu Herbs & Spices, RRI Fest menjadi bagian dari perjalanan untuk terus mengembangkan produk berbahan nanas dan rempah sekaligus mempertahankan semangat pemberdayaan yang telah menjadi dasar usaha sejak awal. Melalui pengalaman tersebut, Eni tidak hanya membawa produk untuk dikenalkan kepada masyarakat, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan gagasan baru untuk mengembangkan usahanya. (Novita Widya Putri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....